LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

LPDP
LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia. (Foto: LPDP)

BOGORTODAY.COM – Kabar baik bagi para calon mahasiswa pascasarjana. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan kembali membuka pendaftaran program beasiswa co-funding untuk jenjang magister (S2) tahun 2026.

Program ini menawarkan kesempatan menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi ternama yang berlokasi di Indonesia, China, Amerika Serikat, dan Qatar.

Berbeda dengan beasiswa reguler yang seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan hidup ditanggung penuh oleh LPDP, skema co-funding mengharuskan adanya pembagian pembiayaan antara penerima beasiswa dan LPDP.

Bentuk pembagiannya dapat berupa LPDP menanggung biaya kuliah sementara penerima membiayai kebutuhan hidup, atau sebaliknya sesuai ketentuan program yang dipilih.

Tahun ini, LPDP membuka tiga jalur kerja sama strategis dengan institusi pendidikan internasional yang menawarkan berbagai program studi unggulan.

Kesempatan Studi di China melalui Central South University

Salah satu program yang tersedia adalah kerja sama dengan Central South University. Program ini ditujukan bagi masyarakat umum maupun CPNS/PNS yang ingin memperdalam ilmu di bidang teknologi dan ekonomi.

Program studi yang ditawarkan meliputi:

  • Materials and Chemicals
  • International Economics and Trade

Peserta diwajibkan memiliki IPK minimal 3,00 serta memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Inggris yang telah ditentukan. Durasi studi berlangsung selama tiga tahun, termasuk program magang.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

Penerima beasiswa juga memiliki kewajiban mengabdi di Indonesia selama dua kali masa studi setelah menyelesaikan pendidikan. Selain itu, tersedia peluang pengembangan karier melalui kerja sama industri di sektor metalurgi.

Program Diplomasi Internasional di Tiga Negara

LPDP juga membuka kesempatan bagi calon mahasiswa yang tertarik pada bidang hubungan internasional dan diplomasi melalui kerja sama dengan Georgetown SFS Asia Pacific.

Program Executive Master’s in Diplomacy and International Affairs dirancang untuk masyarakat umum, ASN, TNI, maupun Polri dengan batas usia maksimal 42 tahun.

Keunggulan program ini terletak pada pengalaman belajar lintas negara. Mahasiswa akan menjalani perkuliahan di Jakarta, melanjutkan studi di Washington DC, Amerika Serikat, dan mengikuti modul akademik di Qatar. Program ini berlangsung selama satu tahun akademik dengan fokus pada pengembangan kepemimpinan dan diplomasi global.

King’s College London Hadir di Singosari Malang

Pilihan lainnya datang dari kerja sama LPDP dengan King’s College London yang membuka perkuliahan di Kampus Singosari, Malang.

Dua program studi yang tersedia antara lain:

  • Digital Economics
  • Digital Future

Program ini ditujukan bagi masyarakat umum, ASN, TNI, dan Polri dengan persyaratan IPK minimal 3,00. Peserta juga harus memenuhi standar kemampuan bahasa Inggris yang relatif tinggi sesuai ketentuan universitas.

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat Buka 5.127 Formasi Tenaga Kependidikan Tahun 2026, Simak Posisi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

Durasi pendidikan berlangsung selama dua tahun dan dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mampu menjawab tantangan transformasi digital di berbagai sektor.

Jadwal Seleksi LPDP Co-Funding 2026

Calon pendaftar perlu memperhatikan tahapan seleksi yang telah ditetapkan oleh LPDP. Berikut jadwal lengkapnya:

  • Pendaftaran: 29 Mei – 30 Juni 2026
  • Seleksi administrasi: 1 – 9 Juli 2026
  • Pengumuman hasil administrasi: 10 Juli 2026
  • Masa sanggah: 10 – 12 Juli 2026
  • Pengumuman hasil sanggah: 22 Juli 2026
  • Seleksi substansi: 27 – 31 Juli 2026
  • Pengumuman akhir: 5 Agustus 2026
  • Perkuliahan paling cepat dimulai pada September 2026

Peluang Emas untuk Studi Internasional

Program beasiswa co-funding LPDP menjadi alternatif menarik bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di kampus-kampus bereputasi dunia.

Selain memberikan dukungan pembiayaan, program ini juga membuka akses terhadap jejaring akademik dan profesional internasional yang dapat menunjang pengembangan karier di masa depan.

Bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan, kesempatan ini dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi sekaligus berkontribusi bagi pembangunan Indonesia setelah menyelesaikan studi.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================