Kejagung Geledah Kantor BGN, Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum

BGN
Kejagung Geledah Kantor BGN, Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

BOGORTODAY.COM – Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta menjadi perhatian publik setelah tim penyidik Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan pada Rabu (3/6/2026). Langkah tersebut terjadi hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian sejumlah pejabat tinggi di lembaga tersebut.

Menanggapi perkembangan itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi meminta semua pihak memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk menjalankan tugasnya secara profesional. Pemerintah, menurutnya, akan menunggu hasil penyelidikan yang sedang berlangsung sebelum mengambil kesimpulan lebih lanjut.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Biarkan proses berjalan dan nantinya hasilnya akan diketahui bersama,” ujar Prasetyo kepada awak media.

BACA JUGA :  Penyakit Jantung Kini Tak Lagi Identik dengan Usia Tua, Kasus pada Usia Muda Semakin Meningkat

Pemerintah Tekankan Perbaikan Tata Kelola

Prasetyo menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola di seluruh kementerian dan lembaga negara. Menurutnya, evaluasi dan pengawasan merupakan bagian dari upaya menciptakan sistem pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.

Ia juga mengingatkan seluruh aparatur negara agar menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku serta menghindari tindakan yang berpotensi melanggar hukum.

“Pemerintah berkomitmen memperbaiki manajemen dan tata kelola di setiap institusi. Karena itu, seluruh unsur pemerintahan harus menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya,” katanya.

BACA JUGA :  Prabowo Bertemu Menlu Turki di Hambalang, Bahas Timur Tengah hingga Pemulangan Relawan Indonesia

Pergantian Pimpinan BGN

Sehari sebelum penggeledahan dilakukan, pemerintah mengumumkan perombakan jajaran pimpinan BGN. Tiga pejabat yang sebelumnya menduduki posisi strategis di lembaga tersebut resmi digantikan.

Mereka adalah Dadan Hindayana yang menjabat sebagai Kepala BGN, serta dua wakil kepala lembaga, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya. Pergantian tersebut diumumkan langsung oleh pemerintah sebagai bagian dari evaluasi internal.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================