Ini 20 Negara Paling Makmur di Dunia Tahun 2026, Singapura Pimpin Asia

BOGORTODAY.COM – Singapura kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu negara paling sejahtera di dunia. Dalam laporan terbaru HelloSafe Prosperity Index 2026, negara kota tersebut dinobatkan sebagai negara paling makmur di Asia dan berhasil menempati peringkat keenam secara global.

Pencapaian ini menempatkan Singapura di antara sejumlah negara Eropa yang selama ini mendominasi daftar negara dengan tingkat kemakmuran tertinggi. Bahkan, Singapura menjadi satu-satunya negara non-Eropa yang mampu menembus tujuh besar dunia dalam pemeringkatan tersebut.

Kemakmuran Tak Hanya Diukur dari Besarnya Ekonomi

Berbeda dengan penilaian yang hanya berfokus pada Produk Domestik Bruto (PDB), indeks yang disusun HelloSafe menggunakan pendekatan yang lebih komprehensif untuk mengukur tingkat kemakmuran suatu negara.

Penilaian mencakup berbagai indikator penting, seperti pendapatan nasional bruto, tingkat kemiskinan, kesenjangan ekonomi, hingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Faktor-faktor seperti kualitas pendidikan, harapan hidup, dan pendapatan per kapita juga menjadi bagian dari perhitungan.

Melalui pendekatan tersebut, sebuah negara tidak hanya dinilai dari besarnya ekonomi, tetapi juga dari bagaimana kesejahteraan dapat dirasakan oleh masyarakatnya.

Singapura Unggul, Namun Masih Hadapi Tantangan

Dengan skor kemakmuran sebesar 66,43 dari 100, Singapura berhasil mengungguli negara-negara Asia lainnya. Tingginya pendapatan masyarakat, infrastruktur modern, stabilitas ekonomi, serta perannya sebagai pusat keuangan internasional menjadi faktor utama yang mendukung pencapaian tersebut.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Menguat, Naik Rp11.000 per Gram pada Perdagangan 5 Juni 2026

Meski demikian, laporan tersebut juga menyoroti satu tantangan yang masih dihadapi Singapura, yaitu tingginya kesenjangan pendapatan. Di antara negara-negara dengan tingkat kemakmuran tertinggi, Singapura tercatat memiliki jurang ekonomi yang cukup besar antara kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi dan rendah.

Hal ini menunjukkan bahwa kemajuan ekonomi yang pesat tidak selalu diikuti pemerataan kesejahteraan secara menyeluruh.

Qatar dan Uni Emirat Arab Ikut Wakili Asia

Selain Singapura, dua negara Asia lainnya yang berhasil masuk dalam 20 besar dunia adalah Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA).

Qatar menempati posisi ke-11 dengan skor 50,60, sementara UEA berada di peringkat ke-13 dengan skor 50,22.

Kedua negara tersebut dikenal memiliki perekonomian yang kuat berkat dukungan sektor energi, investasi internasional, industri keuangan, penerbangan, serta pariwisata yang terus berkembang. Keberhasilan diversifikasi ekonomi juga menjadi salah satu faktor yang membantu mempertahankan tingkat kemakmuran mereka.

Eropa Masih Mendominasi Daftar Dunia

Secara keseluruhan, negara-negara Eropa masih mendominasi daftar negara paling makmur versi HelloSafe tahun 2026. Posisi teratas ditempati Norwegia dengan skor 77,65, diikuti Irlandia dan Luksemburg yang masing-masing berada di urutan kedua dan ketiga.

BACA JUGA :  Fenomena Alam dalam Al-Qur'an dan Keterkaitannya dengan Sains Modern

Dominasi negara-negara Eropa menunjukkan kuatnya kombinasi antara stabilitas ekonomi, kualitas hidup yang tinggi, serta sistem sosial yang mendukung kesejahteraan masyarakat.

20 Negara Paling Makmur di Dunia Tahun 2026

Berikut daftar negara dengan tingkat kemakmuran tertinggi menurut HelloSafe Prosperity Index 2026:

  1. Norwegia – 77,65
  2. Irlandia – 75,06
  3. Luksemburg – 74,39
  4. Swiss – 72,46
  5. Islandia – 72,23
  6. Singapura – 66,43
  7. Denmark – 65,78
  8. Belanda – 58,17
  9. Belgia – 54,83
  10. Swedia – 54,62
  11. Qatar – 50,60
  12. Jerman – 50,41
  13. Uni Emirat Arab – 50,22
  14. Finlandia – 49,13
  15. Australia – 46,24
  16. Austria – 43,46
  17. Amerika Serikat – 43,39
  18. Kanada – 39,44
  19. Republik Ceko – 38,49
  20. Prancis – 38,12

Laporan ini memperlihatkan bahwa kemakmuran sebuah negara tidak hanya ditentukan oleh besarnya ekonomi, tetapi juga oleh kualitas hidup masyarakat, pemerataan kesejahteraan, serta kemampuan negara dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembangunan manusia secara berkelanjutan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================