Harga Emas Antam Menguat, Naik Rp11.000 per Gram pada Perdagangan 5 Juni 2026

Tidak hanya harga jual yang mengalami kenaikan, harga buyback atau harga pembelian kembali oleh Antam juga meningkat.

Pada perdagangan hari ini, harga buyback naik Rp12.000 per gram menjadi Rp2.583.000 per gram. Nilai tersebut merupakan harga yang diterima pemilik emas apabila menjual kembali emas batangan kepada Antam.

Kenaikan harga buyback menjadi salah satu indikator positif bagi investor yang berencana merealisasikan keuntungan dari kepemilikan emas mereka.

Ketentuan Pajak untuk Transaksi Buyback

Masyarakat yang ingin menjual emas kembali kepada Antam perlu memperhatikan ketentuan perpajakan yang berlaku.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut akan dipotong secara otomatis dari total nilai transaksi pada saat proses penjualan kembali dilakukan.

BACA JUGA :  Harga Minyak Dunia Merosot Hampir 3 Persen, Pasar Merespons Sinyal Redanya Ketegangan AS-Iran

Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas Antam berdasarkan beratnya:

  • Emas 0,5 gram: Rp1.435.000
  • Emas 1 gram: Rp2.770.000
  • Emas 2 gram: Rp5.480.000
  • Emas 3 gram: Rp8.195.000
  • Emas 5 gram: Rp13.625.000
  • Emas 10 gram: Rp27.195.000
  • Emas 25 gram: Rp67.862.000
  • Emas 50 gram: Rp135.645.000
  • Emas 100 gram: Rp271.212.000
  • Emas 250 gram: Rp677.765.000
  • Emas 500 gram: Rp1.355.320.000
  • Emas 1.000 gram: Rp2.710.600.000
BACA JUGA :  Kenapa Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Harga emas Antam pada 5 Juni 2026 mengalami kenaikan setelah sebelumnya melemah dalam beberapa hari terakhir. Emas ukuran 1 gram kini diperdagangkan pada level Rp2.770.000, sementara harga buyback berada di posisi Rp2.583.000 per gram.

Bagi investor, perkembangan ini menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan strategi investasi. Meskipun harga emas cenderung berfluktuasi dalam jangka pendek, logam mulia tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih untuk menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================