Rudy Susmanto Genjot Infrastruktur Kabupaten Bogor, Integrasikan Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan

Rudy Susmanto
Rudy Susmanto Genjot Infrastruktur Kabupaten Bogor, Integrasikan Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan. (Foto: Dok Diskominfo Kabupaten Bogor)

BOGORTODAY.COM Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Bogor ke depan harus dilakukan secara seimbang dengan memperhatikan aspek infrastruktur, lingkungan, dan ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya usai meninjau Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) bersama Danrem 061 SK, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, pegiat lingkungan, dan jajaran Pemkab Bogor, Jumat (5/6/2026).

Menurut Bupati Rudy, berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi bukti nyata kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap kelestarian lingkungan. Ia mengapresiasi keterlibatan pemerintah desa, pemerintah kecamatan, perangkat daerah, hingga para pegiat lingkungan yang turut menggelar berbagai aksi nyata di wilayah Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Job Fair HJB ke-544 Pemkot Bogor Resmi Dibuka, Sasar Lulusan SMA hingga Sarjana

“Terima kasih kepada pemerintah desa, pemerintah kecamatan, jajaran perangkat daerah, dan para pegiat lingkungan yang telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti penanaman pohon, penyebaran benih ikan, serta aksi bersih-bersih lingkungan bersama,” ujar Rudy.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga mengungkapkan bahwa Pemkab Bogor tengah mempersiapkan sejumlah program strategis yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Salah satu program yang tengah disiapkan adalah pembangunan Jalan Bojonggede–Kemang yang akan dilengkapi dengan pembangunan flyover. Menurut Rudy, pembangunan infrastruktur harus direncanakan secara matang agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Warga Malasari Antusias Ikut Ngubek Empang di HJB ke-544

“Pembangunan infrastruktur tidak bisa dilakukan secara instan. Semua harus dipersiapkan dengan baik sejak jauh hari. Insyaallah apabila tidak ada kendala, pembangunan flyover Bojonggede–Kemang akan mulai dilelang pada Desember 2026,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rudy menjelaskan bahwa kawasan jalur tengah yang nantinya diperuntukkan sebagai jalur cepat akan dimanfaatkan sementara sebagai kawasan integrated farming. Konsep tersebut akan menghadirkan pusat pelatihan budidaya tanaman dan peternakan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================