
Tidak hanya pengguna kendaraan pribadi, kalangan pengemudi ojek daring di Cibinong pun ikut merasakan dampaknya. Meski lebih sering menggunakan Pertalite, mereka mengkhawatirkan efek domino kenaikan BBM terhadap biaya operasional harian. Beban itu kian berat karena tarif layanan ojek daring tidak ikut menyesuaikan, bahkan menurut pengakuan pengemudi, tarif cenderung turun dalam beberapa waktu terakhir.
“Harga BBM naik, tapi ongkos malah turun. Di situlah beratnya,” kata salah seorang pengemudi ojek daring yang enggan disebutkan namanya.
Para pengemudi berharap tarif layanan turut disesuaikan dan setiap kebijakan harga BBM ke depan disertai pemberitahuan yang memadai kepada publik.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















