Pemakaman Kenegaraan Ayatollah Ali Khamenei Diundur hingga Akhir Juni atau Awal Juli

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Iran memutuskan untuk menunda pelaksanaan pemakaman kenegaraan bagi Ayatollah Ali Khamenei. Upacara penghormatan terakhir untuk pemimpin tertinggi Republik Islam Iran tersebut kini dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni atau awal Juli mendatang.

Sebelumnya, pihak berwenang Iran berencana menggelar rangkaian pemakaman selama tiga hari pada awal bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriah. Namun, jadwal tersebut mengalami perubahan setelah mempertimbangkan sejumlah faktor keagamaan dan sosial yang berkaitan dengan tradisi masyarakat Muslim Syiah.

Penundaan Demi Menghormati Masa Berkabung Muharram

Menurut keterangan yang disampaikan Wali Kota Teheran, Alireza Zakani, keputusan penundaan diambil agar masyarakat dapat terlebih dahulu menjalani masa berkabung pada sepuluh hari pertama bulan Muharram.

Periode tersebut memiliki makna yang sangat penting bagi umat Muslim Syiah karena menjadi waktu mengenang wafatnya Imam Hussein bin Ali, cucu Nabi Muhammad SAW, yang gugur dalam Perang Karbala pada tahun 680 M.

Bagi komunitas Syiah, peringatan tersebut merupakan salah satu momen keagamaan paling sakral dalam setahun. Karena itu, pemerintah memilih untuk menempatkan prosesi pemakaman kenegaraan setelah rangkaian peringatan Muharram selesai dilaksanakan.

BACA JUGA :  Soroti Proyek Puskesmas Pondok Rumput, Warga: Anggaran Rp600 Juta, Keselamatan Kerja Nol Besar

Pemakaman Diperkirakan Digelar Setelah Hari Asyura

Hari Asyura, yang jatuh pada tanggal 10 Muharram, menjadi puncak masa berkabung umat Syiah. Pada hari tersebut, jutaan umat Muslim di berbagai negara menggelar berbagai kegiatan keagamaan untuk mengenang pengorbanan Imam Hussein.

Tahun ini, Hari Asyura diperkirakan berlangsung pada 25 atau 26 Juni. Dengan demikian, pemakaman kenegaraan Ayatollah Khamenei kemungkinan akan diselenggarakan dalam rentang waktu antara 26 Juni hingga 5 Juli.

Pemerintah Iran memperkirakan acara tersebut akan dihadiri oleh jutaan warga dari berbagai wilayah. Sejumlah pejabat sebelumnya bahkan menyebut angka kehadiran dapat mencapai sekitar 20 juta orang.

Pemimpin Iran Selama Hampir Empat Dekade

Ayatollah Ali Khamenei dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah modern Iran. Selama hampir 37 tahun, ia memimpin Republik Islam dan memainkan peran penting dalam berbagai kebijakan politik, keamanan, serta hubungan internasional negara tersebut.

BACA JUGA :  Resep Nasi Goreng ala Solaria: Gurih, Komplet, dan Cocok untuk Menu Sarapan

Ia dilaporkan meninggal dunia pada 28 Februari di kediamannya yang berada di pusat Kota Teheran. Kematian tersebut terjadi di tengah konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Pemakaman kenegaraan awalnya direncanakan berlangsung pada 4 Maret. Namun situasi perang yang terjadi saat itu menyebabkan pelaksanaan upacara harus ditunda hingga kondisi memungkinkan.

Menjadi Momen Bersejarah bagi Iran

Pemakaman Ayatollah Khamenei diperkirakan akan menjadi salah satu prosesi kenegaraan terbesar dalam sejarah Iran modern. Selain menjadi penghormatan terakhir bagi pemimpin yang telah memimpin negara selama puluhan tahun, acara tersebut juga dipandang sebagai momen penting bagi rakyat Iran untuk mengenang warisan politik dan keagamaan yang ditinggalkannya.

Dengan jutaan orang yang diperkirakan hadir, Teheran kini bersiap menyelenggarakan salah satu peristiwa publik terbesar dalam beberapa dekade terakhir setelah masa berkabung Muharram berakhir.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================