Kampus di China Hapus Ribuan Jurusan Lama, Fokus Kembangkan Program Berbasis Teknologi dan AI

Kampus
Kampus di China Hapus Ribuan Jurusan Lama, Fokus Kembangkan Program Berbasis Teknologi dan AI. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Pemerintah China tengah melakukan transformasi besar di sektor pendidikan tinggi dengan menata ulang program studi yang dianggap tidak lagi sesuai dengan kebutuhan zaman.

Dalam beberapa tahun terakhir, ribuan jurusan sarjana telah dihapus atau dihentikan, sementara ribuan program baru dibuka dengan fokus pada teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi nasional untuk menyesuaikan dunia pendidikan dengan perkembangan industri modern yang semakin bergantung pada teknologi digital dan inovasi berbasis AI.

Berdasarkan laporan media internasional, antara tahun 2021 hingga 2025, institusi pendidikan tinggi di China telah mencabut maupun menangguhkan sekitar 12.200 program sarjana. Pada periode yang sama, lebih dari 10.200 program baru diperkenalkan untuk menggantikan jurusan-jurusan yang dinilai sudah kurang relevan dengan kebutuhan pembangunan negara.

BACA JUGA :  Pendaftaran KIP Kuliah Jalur Mandiri 2026 Dibuka, Mahasiswa Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu Berpeluang Kuliah Gratis

Menyesuaikan Pendidikan dengan Perubahan Industri

Perkembangan teknologi yang sangat cepat, khususnya di bidang kecerdasan buatan, menjadi salah satu alasan utama di balik perubahan besar tersebut. Pemerintah China menilai bahwa dunia kerja masa depan akan membutuhkan lebih banyak tenaga profesional yang memiliki kemampuan di bidang teknologi, data, robotika, dan AI.

Karena itu, perguruan tinggi didorong untuk menyesuaikan kurikulum serta membuka program studi yang mampu menghasilkan lulusan sesuai kebutuhan industri modern.

Selain faktor teknologi, kebijakan ini juga dipengaruhi kondisi pasar tenaga kerja. Jumlah lulusan perguruan tinggi di China terus meningkat setiap tahun, namun tidak semuanya berhasil mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka.

BACA JUGA :  Penjualan Umum Tiket Konser BTS Jakarta 2026 Dibuka, ARMY Bersiap Berebut Kursi di SUGBK

Tingginya angka pengangguran di kalangan generasi muda menjadi salah satu tantangan yang ingin diatasi melalui reformasi pendidikan tersebut.

Jurusan Tradisional Mulai Ditinggalkan

Seiring perubahan arah kebijakan, sejumlah jurusan yang selama ini dianggap kurang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan industri mulai mengalami pengurangan. Beberapa bidang seperti seni, humaniora, bahasa asing, hingga manajemen menjadi program yang paling banyak dievaluasi oleh sejumlah universitas.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================