Kampus di China Hapus Ribuan Jurusan Lama, Fokus Kembangkan Program Berbasis Teknologi dan AI

Meski tidak sepenuhnya dihapus, banyak kampus mulai mengurangi kapasitas penerimaan mahasiswa pada bidang-bidang tersebut dan mengalihkan sumber daya ke program yang lebih berorientasi teknologi.

Langkah ini menunjukkan bagaimana perguruan tinggi di China berupaya menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan ekonomi nasional yang semakin berbasis inovasi dan teknologi tinggi.

AI Menjadi Acuan Program Studi Baru

Di sisi lain, berbagai program studi baru bermunculan dengan fokus pada integrasi kecerdasan buatan dalam berbagai sektor kehidupan. Salah satu bidang yang mulai banyak dikembangkan adalah embodied intelligence, yaitu disiplin ilmu yang menggabungkan teknologi AI dengan perangkat fisik seperti robot dan sistem otomatis.

BACA JUGA :  Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Semak-semak Cileungsi, Polisi Duga karena Sakit

Setidaknya sembilan universitas di China telah membuka program studi yang berkaitan dengan bidang tersebut. Kehadiran jurusan baru ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong pemanfaatan AI dalam industri, manufaktur, layanan publik, hingga pengembangan ekonomi digital.

Melalui program-program baru tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori teknologi, tetapi juga mampu mengembangkan solusi yang dapat diterapkan langsung dalam berbagai sektor industri.

Para Ahli Dorong Sistem Pendidikan Lebih Fleksibel

Meski mendukung pembaruan kurikulum, sejumlah pakar pendidikan menilai bahwa reformasi pendidikan tidak cukup hanya dilakukan dengan membuka atau menutup jurusan tertentu.

Mereka mendorong agar sistem pendidikan tinggi menjadi lebih fleksibel sehingga mahasiswa dapat menyusun kombinasi mata kuliah sesuai kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

BACA JUGA :  Resep Sayur Nangka Bumbu Merah Pedas, Gurih Santan dan Bikin Nagih

Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif karena memungkinkan mahasiswa memperoleh keterampilan lintas bidang, termasuk kemampuan teknologi, tanpa harus meninggalkan disiplin ilmu utama yang mereka minati.

Dengan perubahan besar yang sedang berlangsung, China menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di era digital. Reformasi pendidikan ini sekaligus menjadi gambaran bagaimana perguruan tinggi di berbagai negara mulai menyesuaikan diri dengan revolusi teknologi yang semakin cepat dan kompleks.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================