PENSIUNAN YANG PRODUKTIF DAN BERKUALITAS

Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

SEBELUM pensiun kita bekerja mati-matian dan mengabdi untuk bos kita, maka saat kita pensiun kita juga harus bekerja mati-matian dan mengabdi  untuk bosnya bos kita, yaitu Allah Yang Maha Kuasa. Malah harusnya kita lebih gas ken lagi. Karena sekarang bos kita adalah Allah yang menciptakan kita, yang menguasai hidup kita, yang menciptakan bumi, langit, alam semesta dan semua isinya.

Dulu saat sebelum pensiun, kita lebih takut sama bos kita dari pada sama Allah, hal ini terbukti rapat jalan terus, meski sudah ada panggilan untuk datang shalat berjamaah dari Allah lewat suara adzan dari muadzin. Kita juga takut datang terlambat di kantor, tapi juga kita  tidak takut saat terlambat shalat berjamaah.

BACA JUGA :  Prabowo Bahas Lonjakan Minat Investor Global, Tekankan Transparansi Data Investasi

Kita juga lebih takut dapat teguran lisan maupun Surat Peringatan (SP) dari bos kita, dari pada  kita takut melanggar aturan syariat Islam yang ada di Kitab Suci Al Qur’an, Hadist dan musyawarah Ulama.

BACA JUGA :  GPM Hari Terakhir Diserbu Warga, 6 Ton Komoditas Habis Terjual

Hal ini semua artinya dulu saat sebelum kita pensiun, Allah selalu dinomor duakan atau kita selalu menomor satukan bos kita. Maka saatnya sekarang, kita sudah tidak punya bos manusia, bos kita sekarang adalah Allah. Maka saat pensiun ini kita bisa lebih fokus, karena bos kita hanya satu yaitu Allah.

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================