
Menurutnya, kondisi tersebut membuat masyarakat sangat membutuhkan bantuan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Untuk saat ini memang kemaraunya tidak begitu panjang. Data yang masuk ke kami baru ada dua kampung yang terdampak, dengan jumlah mencapai ratusan warga,” katanya.
Ia mengatakan sebagai langkah lanjutan keluhan warga, pihaknya melaporkan kejadian kekeringan tersebut terhadap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.
“Kemarin sudah dikirim bantuan dua tangki air bersih. Namun ada beberapa warga yang menyampaikan keluhan karena air yang diterima terkadang berbau kaporit cukup menyengat,” tandasnya.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















