Muhammadiyah Tegaskan Komitmen Dukung Program MBG, Fokus pada Gizi dan Generasi Unggul

BOGORTODAY.COM Muhammadiyah melalui Badan Pelayan dan Pemenuhan Gizi Muhammadiyah (BPPGM) menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Organisasi tersebut menegaskan bahwa dukungan yang diberikan akan dijalankan dengan prinsip amanah, profesional, transparan, dan akuntabel demi memastikan program berjalan sesuai tujuan.

Program MBG dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Upaya ini tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan.

Direktur BPPGM, M. Nurul Yamin, menjelaskan bahwa pemenuhan gizi memiliki peran krusial dalam mendukung pembangunan bangsa. Menurutnya, kualitas generasi mendatang sangat dipengaruhi oleh kecukupan gizi sejak dini, sehingga program seperti MBG harus mendapat perhatian serius dari seluruh pihak.

Ia menekankan bahwa gizi yang baik merupakan fondasi utama bagi lahirnya generasi yang produktif dan berdaya saing. Tanpa dukungan asupan nutrisi yang memadai, berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia akan menghadapi hambatan yang cukup besar.

BACA JUGA :  PENSIUNAN YANG PRODUKTIF DAN BERKUALITAS

Muhammadiyah sendiri memiliki modal yang kuat untuk berkontribusi dalam program tersebut melalui jaringan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang tersebar luas di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial. Pengalaman panjang dalam melayani masyarakat menjadi bekal penting untuk membantu menyukseskan program nasional tersebut.

Partisipasi Muhammadiyah dalam MBG juga sejalan dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang menempatkan pelayanan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta kemaslahatan umat sebagai bagian dari misi dakwah yang berkemajuan.

Menanggapi berbagai kritik dan tantangan yang muncul dalam pelaksanaan MBG, Nurul Yamin menilai hal tersebut harus dijadikan momentum untuk memperbaiki sistem pengelolaan.

Menurutnya, evaluasi berkelanjutan diperlukan agar program dapat berjalan semakin efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Bau Busuk Ungkap Kematian Pria Sebatang Kara di Kontrakan Cibinong

Dalam implementasinya, Muhammadiyah menetapkan tiga prinsip utama sebagai standar pengelolaan MBG. Pertama, memastikan keamanan pangan yang memenuhi aspek halal, baik, dan aman untuk dikonsumsi. Kedua, menerapkan tata kelola yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketiga, membangun ekosistem program yang berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Selain itu, Muhammadiyah menilai keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari jumlah penerima manfaat. Lebih dari itu, kualitas sistem pengelolaan, kapasitas sumber daya manusia, pengawasan yang konsisten, serta transparansi dalam pelaksanaan menjadi faktor penting yang harus terus diperkuat.

Dengan semangat dakwah yang berorientasi pada kemajuan dan kemaslahatan umat, Muhammadiyah berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempercepat terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================