Wali Murid di Sukaraja Keluhkan Sistem SPMB Kabupaten Bogor 2026

BOGORTODAY.COM – Seorang wali murid asal Sukaraja, Lelia (50), mengeluhkan sistem penerimaan murid baru (SPMB) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat tahun 2026. Ia menilai sistem tersebut kurang fleksibel dibandingkan dengan SPMB di Kota Bogor.

Lelia mengaku sudah dua kali harus mendatangi pos pengaduan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor untuk mengurus masalah administrasi pendaftaran anaknya. Ia bahkan rela datang pagi-pagi demi mengurus persoalan tersebut.

Masalah pertama muncul pada surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) yang ia urus. Setelah dicetak dan dibawa kembali ke rumah, Lelia baru menyadari bahwa nama yang tercantum sebagai penanggung jawab bukan dirinya, melainkan adiknya.

BACA JUGA :  Jalan Kaki Bisa Sehatkan Jantung, Tapi Harus dengan Cara yang Benar

“Pas diprint SP yang penanggung jawab mutlak itu, nama adik saya. Kenapa munculnya jadi nama adik saya. Mau saya suruh minta ganti doang, bisa enggak, jadi ke orang tuanya gitu,” kata Lelia, Kamis (18/6/2026).

Selain itu, Lelia juga mengeluhkan sistem zonasi yang tidak memungkinkan titik koordinat diubah secara mandiri oleh wali murid. Ia membandingkan hal ini dengan sistem SPMB di Kota Bogor yang menurutnya lebih memudahkan orangtua siswa.

“Kalau di kota, kalau selama kita belum daftar, masih ada data yang menurut kita masih salah, kayak gini kan saya udah enggak bisa ngapa-ngapain. Jadi harus ke sini. Kalau di kota masih bisa kita edit sendiri, selama kita belum daftar,” ungkap Lelia.

BACA JUGA :  Persiapan Persalinan Normal: Latih Fisik dan Mental Sejak Masa Kehamilan

Meski demikian, Lelia mengapresiasi pelayanan di pos pengaduan yang menurutnya cukup responsif. Ia mengatakan, masalahnya berhasil ditangani hanya dalam waktu sekitar lima menit.

Lelia berharap, ke depan sistem SPMB Kabupaten Bogor bisa lebih efisien dan mengikuti kemudahan yang ada di sistem Kota Bogor.

“Saya kalau yang Kabupaten masih belum ini ya, kalau kemarin kan kita udah kota, udah beres, tinggal nunggu pengumuman. Udah enggak ini sih, kalau di kota mah cepet sih saya, bisa kita mandiri ya,” tutup dia.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================