
Selain pada pagi dan petang, doa ini juga dapat dibaca setelah melaksanakan salat wajib sebagai bagian dari ikhtiar memperbanyak istighfar dan menjaga diri dari perbuatan yang tidak diridhai Allah SWT.
Keutamaan yang Sangat Besar
Salah satu alasan mengapa Sayyidul Istighfar begitu dianjurkan adalah karena keutamaan luar biasa yang terkandung di dalamnya. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa siapa saja yang membaca doa tersebut dengan penuh keyakinan pada siang hari lalu meninggal sebelum sore, maka ia termasuk penghuni surga.
Begitu pula seseorang yang membacanya pada malam hari dengan keyakinan penuh kemudian meninggal sebelum datangnya pagi, maka ia juga mendapatkan kabar gembira sebagai penghuni surga.
Keutamaan ini menunjukkan betapa besar nilai Sayyidul Istighfar di sisi Allah SWT. Namun para ulama mengingatkan bahwa janji tersebut berlaku bagi mereka yang membacanya dengan keimanan yang tulus, memahami maknanya, dan berusaha menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Menjadikan Istighfar sebagai Kebiasaan
Di tengah berbagai kesibukan dan tantangan hidup modern, membiasakan diri membaca Sayyidul Istighfar dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Amalan sederhana ini tidak hanya menjadi bentuk permohonan ampun, tetapi juga mengingatkan manusia akan kelemahan dirinya dan besarnya kasih sayang Allah SWT.
Dengan mengamalkannya secara rutin setiap pagi dan sore, seorang muslim diharapkan dapat memperoleh ketenangan hati, keberkahan hidup, serta harapan mendapatkan ampunan dan rahmat Allah SWT di dunia maupun akhirat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















