
Laporan media setempat menyebutkan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi politik oposisi sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas apabila terjadi perubahan pemerintahan di masa depan.
Survei Tunjukkan Oposisi Berpeluang Menang
Situasi politik Israel juga dipengaruhi hasil sejumlah survei terbaru. Jajak pendapat yang dipublikasikan harian Maariv menunjukkan bahwa blok oposisi memiliki peluang membentuk pemerintahan baru apabila pemilu digelar saat ini.
Dalam survei tersebut, kelompok oposisi diperkirakan mampu meraih mayoritas kursi di parlemen Israel atau Knesset, mengungguli koalisi yang dipimpin Netanyahu.
Sementara itu, partai-partai Arab diprediksi tetap memainkan peran penting dengan perolehan kursi yang cukup signifikan pada pemilu mendatang.
Muncul di Tengah Negosiasi AS-Iran
Laporan mengenai komunikasi antara Washington dan oposisi Israel muncul di saat Amerika Serikat dan Iran tengah melanjutkan pembicaraan diplomatik di Swiss. Negosiasi tersebut berlangsung dengan dukungan mediasi internasional guna mencari penyelesaian permanen atas konflik yang sebelumnya melibatkan AS, Israel, dan Iran.
Kesepakatan sementara yang telah dicapai antara Washington dan Teheran mencakup penghentian pertempuran di sejumlah wilayah konflik, termasuk Lebanon.
Namun, pemerintah Israel menegaskan tidak terikat pada kesepakatan tersebut. Benjamin Netanyahu bahkan kembali menegaskan bahwa Israel tidak berencana menarik pasukannya dari wilayah yang masih dikuasai di Lebanon selatan.
Belum Ada Pernyataan Resmi
Hingga kini, baik pemerintah Amerika Serikat maupun pemerintah Israel belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan yang beredar tersebut.
Meski demikian, kabar mengenai komunikasi Washington dengan oposisi Israel semakin memperlihatkan adanya dinamika baru dalam hubungan kedua negara. Perkembangan ini diperkirakan akan menjadi perhatian utama menjelang pemilu Israel dan berbagai agenda diplomatik di kawasan Timur Tengah dalam beberapa bulan ke depan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















