Benarkah Alergi Orang Tua Pasti Menurun ke Anak? Ini Penjelasan Dokter

Selain faktor keturunan, munculnya gejala alergi juga dipengaruhi oleh paparan zat pemicu atau alergen.

Menurut dr. Molly, alergi biasanya terjadi ketika dua faktor bertemu. Pertama, anak memiliki bakat atau risiko alergi. Kedua, anak terpapar alergen yang memicu reaksi dari sistem kekebalan tubuh.

Jika hanya memiliki faktor keturunan tanpa paparan pemicu, gejala alergi belum tentu muncul. Sebaliknya, paparan alergen pada anak yang memiliki kecenderungan alergi dapat memunculkan berbagai keluhan.

Alergen sendiri sangat beragam dan berbeda pada setiap anak. Beberapa pemicu yang umum ditemukan antara lain:

  • Protein susu sapi
  • Telur
  • Kacang-kacangan
  • Makanan laut
  • Debu rumah
  • Tungau
  • Serbuk sari
  • Bulu hewan peliharaan

Karena itu, orang tua tidak disarankan langsung menyimpulkan penyebab alergi anak hanya berdasarkan riwayat keluarga. Pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis dan mengetahui pemicu yang sebenarnya.

BACA JUGA :  Jakarta dan Singapura Perkuat Kolaborasi, Bahas Investasi hingga Transportasi Publik Modern

Faktor Lingkungan Juga Berperan

Risiko alergi tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik. Lingkungan dan pola hidup sejak awal kehidupan juga memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan sistem imun anak.

Salah satu faktor yang dinilai penting adalah pemberian ASI. Nutrisi yang terkandung dalam ASI dapat membantu mendukung perkembangan sistem kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan saluran pencernaan bayi.

Selain itu, metode persalinan, kebersihan lingkungan, pola makan, serta keseimbangan mikrobiota baik di dalam tubuh juga turut memengaruhi risiko munculnya alergi.

Mikrobiota yang sehat berperan dalam membantu proses pematangan sistem imun sehingga tubuh lebih mampu mengenali zat asing secara tepat dan tidak bereaksi berlebihan.

BACA JUGA :  8 Kebiasaan Sederhana yang Dapat Membantu Anak Tumbuh Lebih Cerdas dan Percaya Diri

Orang Tua Tidak Perlu Terlalu Cemas

Memiliki riwayat alergi dalam keluarga memang dapat meningkatkan risiko pada anak, tetapi bukan berarti kondisi tersebut pasti terjadi. Banyak faktor lain yang turut menentukan apakah alergi akan muncul atau tidak.

Yang terpenting bagi orang tua adalah mengenali gejala sejak dini, memperhatikan pola kemunculan keluhan yang berulang, serta segera berkonsultasi dengan dokter apabila anak menunjukkan tanda-tanda alergi.

Dengan pemantauan yang tepat dan penanganan sejak awal, risiko komplikasi akibat alergi dapat diminimalkan sehingga tumbuh kembang anak tetap berjalan optimal.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================