
Selain gangguan pencernaan, alergi susu juga dapat menimbulkan reaksi pada kulit maupun saluran pernapasan.
Orang tua perlu mewaspadai beberapa gejala berikut:
- Rasa gatal atau kesemutan di area mulut.
- Pembengkakan pada bibir, lidah, atau tenggorokan.
- Batuk dan sesak napas ringan.
- Muncul bentol-bentol atau biduran pada kulit.
- Eksim atau dermatitis atopik yang menyebabkan kulit menjadi merah, kering, dan gatal, terutama di area pipi serta kulit kepala.
Gejala-gejala tersebut bisa muncul segera setelah mengonsumsi susu atau berkembang secara bertahap dalam beberapa waktu.
Konsultasikan dengan Dokter Sebelum Mengganti Susu
Apabila bayi menunjukkan tanda-tanda yang mengarah pada alergi susu formula, orang tua disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebab keluhan yang dialami serta menentukan jenis susu yang paling sesuai dengan kondisi bayi.
Mengganti susu formula tanpa konsultasi medis terkadang justru dapat memperburuk kondisi atau membuat gejala terus berulang.
Alergi Susu Umumnya Bersifat Sementara
Kabar baiknya, sebagian besar anak yang mengalami alergi protein susu sapi akan berangsur-angsur membaik seiring pertambahan usia. Banyak kasus menunjukkan alergi ini mulai menghilang ketika anak memasuki usia sekitar 18 bulan hingga 2 tahun.
Meski demikian, setiap anak memiliki kondisi yang berbeda. Oleh karena itu, pemantauan secara rutin dan arahan dari dokter tetap diperlukan agar tumbuh kembang anak berjalan optimal.
Orang Tua Perlu Mengenali Gejala Sejak Dini
Mengenali tanda-tanda bayi tidak cocok dengan susu formula merupakan langkah penting untuk mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius. Perubahan pada sistem pencernaan, kulit, maupun pernapasan setelah mengonsumsi susu formula tidak boleh dianggap sepele.
Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, anak dapat memperoleh nutrisi yang sesuai dengan kebutuhannya sekaligus terhindar dari ketidaknyamanan akibat reaksi alergi yang berkepanjangan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















