
Jika anak mulai dikenalkan dengan tayangan digital pada usia 18 hingga 24 bulan, peran orang tua menjadi sangat penting.
Pendampingan diperlukan agar anak tidak hanya menjadi penonton pasif. Orang tua dapat membantu menjelaskan isi tayangan, mengajukan pertanyaan sederhana, serta memastikan konten yang ditonton sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya.
Selain itu, waktu menonton sebaiknya dibatasi tidak lebih dari 30 menit dalam sehari.
Anak Prasekolah Tetap Perlu Batasan Waktu
Ketika memasuki usia 2 hingga 5 tahun, anak memang sudah lebih mampu memahami informasi yang disajikan melalui layar. Meski demikian, penggunaan televisi tetap harus diawasi.
Para ahli merekomendasikan durasi menonton maksimal satu jam per hari dengan memilih program yang edukatif, berkualitas, dan sesuai usia anak.
Di luar waktu tersebut, anak dianjurkan lebih banyak melakukan aktivitas fisik, bermain bersama teman, membaca buku, atau berinteraksi dengan keluarga.
Kenali Gejala Mata Lelah Akibat Terlalu Lama Menatap Layar
Paparan layar yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan mata pada anak. Oleh karena itu, orang tua perlu mengenali beberapa tanda yang sering muncul, seperti:
- Sering menggosok atau mengucek mata.
- Mata terlihat merah atau berair.
- Sulit berkonsentrasi.
- Mudah rewel saat menonton.
- Mengeluhkan sakit kepala atau pusing pada anak yang sudah bisa berkomunikasi.
Jika gejala-gejala tersebut mulai terlihat, sebaiknya waktu penggunaan layar segera dikurangi dan anak diberi kesempatan untuk beristirahat.
Menjaga Kesehatan Mata Sejak Dini
Memahami jarak aman menonton televisi bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan mata dan perkembangan anak secara menyeluruh.
Di era digital saat ini, orang tua memiliki peran penting dalam mengatur penggunaan layar agar anak tetap mendapatkan stimulasi yang seimbang antara teknologi dan aktivitas nyata.
Dengan pengawasan yang tepat, anak dapat menikmati manfaat teknologi tanpa mengabaikan kebutuhan tumbuh kembang yang optimal.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















