4 Tanda Bahaya yang Sering Diabaikan Sebelum Serangan Jantung dan Stroke

BOGORTODAY.COM – Sebuah studi berskala besar mengungkap fakta mengejutkan: hampir setiap orang yang mengalami serangan jantung, stroke, atau gagal jantung sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda peringatan jauh sebelum kejadian pertama terjadi.

Penelitian yang melibatkan lebih dari 9 juta orang dewasa di Korea Selatan dan hampir 7 ribu orang di Amerika Serikat ini menemukan bahwa lebih dari 99 persen pasien memiliki setidaknya satu faktor risiko penyakit jantung, meskipun banyak yang merasa dirinya sehat.

Empat Tanda Bahaya Utama

Para ilmuwan menyoroti empat faktor risiko utama yang hampir selalu muncul sebelum serangan jantung atau stroke, yaitu:

  1. Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  2. Kolesterol tinggi
  3. Gula darah tinggi (diabetes atau pra-diabetes)
  4. Kebiasaan merokok

Menurut Profesor Philip Greenland dari Universitas Northwestern, Chicago, temuan ini menepis mitos bahwa penyakit jantung sering datang secara tiba-tiba tanpa peringatan.

BACA JUGA :  Jangan Dianggap Sepele, Ini Kesalahan Saat Wudhu yang Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah

“Kami pikir studi ini menunjukkan dengan sangat meyakinkan bahwa paparan terhadap satu atau lebih faktor risiko non-optimal hampir 100 persen sebelum dampak kardiovaskular terjadi,” ujar Greenland, dikutip dari The Sun.

Ia menambahkan, alih-alih mencari faktor misterius yang sulit diatasi, para ahli kesehatan harus lebih fokus pada pengendalian faktor risiko yang dapat dimodifikasi tersebut.

Tekanan Darah Tinggi Paling Dominan

Hasil studi menunjukkan bahwa hipertensi adalah faktor paling umum:

  • Muncul pada lebih dari 95 persen pasien di Korea Selatan
  • Dialami lebih dari 93 persen pasien di AS

Bahkan kelompok yang sering dianggap berisiko lebih rendah, seperti wanita di bawah 60 tahun, juga tidak lepas. Lebih dari 95 persen di antaranya memiliki setidaknya satu tanda bahaya sebelum kejadian kardiovaskular pertama.

BACA JUGA :  AS-Iran Capai Kesepakatan Baru, Gencatan Senjata Diperpanjang dan Selat Hormuz Segera Dibuka

“Mitos bahwa penyakit kardiovaskular sering terjadi tanpa tanda-tanda peringatan perlu dibantah,” tegas Greenland.

Penyakit Nomor Satu di Dunia

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of the American College of Cardiology ini menegaskan kembali bahwa penyakit kardiovaskular adalah penyebab kematian terbesar di dunia.

Diperkirakan 19,8 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit jantung dan peredaran darah, setara hampir satu dari tiga kematian global.

Pencegahan Itu Mungkin

Para ahli menekankan pentingnya langkah sederhana untuk mengurangi risiko:

  • Memeriksakan tekanan darah secara rutin
  • Menghentikan kebiasaan merokok
  • Mengontrol kolesterol dan gula darah
  • Menjaga gaya hidup sehat dengan olahraga teratur dan pola makan seimbang

Dengan upaya pencegahan tersebut, jutaan kasus serangan jantung dan stroke dapat dicegah setiap tahunnya.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================