
BOGORTODAY.COM – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Bogor, Jawa Barat mendorong pembangunan charging station atau stasiun pengisian daya, menyusul mencuatnya wacana penghibahan motor listrik milik Badan Gizi Nasional (BGN) yang terbengkalai kepada guru honorer.
Ketua IGI Kabupaten Bogor Kusma Gumarang mengatakan, fasilitas pengisian daya tersebut diperlukan untuk mempermudah para guru honorer yang nantinya menerima hibah kendaraan itu.
“Jangan sampai juga mereka diberikan sepeda motor listrik, akan tetapi mereka kesulitan untuk proses pengecasan atau mengisi daya baterainya,” ujar Kusma, Rabu (24/6/2026).
Ia menambahkan, rencana penghibahan motor listrik BGN tersebut harus benar-benar tepat sasaran, salah satunya menjangkau guru honorer yang bertugas di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Banyak guru-guru honorer, khususnya di daerah-daerah 3T, sangat membutuhkan kendaraan operasional agar bisa menuju ke sekolah masing-masing,” kata Kusma.
Menurut Kusma, rencana tersebut seharusnya tidak berhenti sebagai wacana, melainkan segera direalisasikan untuk menunjang fasilitas transportasi guru di daerah 3T dalam mendidik generasi bangsa.
“Mari sama-sama kita dukung program ini, supaya para guru ini benar-benar bisa mencetak generasi emas Indonesia 2045,” tutupnya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















