Ibu Menyusui Boleh Minum Kopi? Simak Penjelasan dan Batas Aman Konsumsi Kafein

Ibu Menyusui
Ilustrasi Minum Kopi. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Banyak ibu menyusui masih ragu untuk menikmati secangkir kopi karena khawatir kandungan kafein dapat memengaruhi kesehatan bayinya. Kekhawatiran tersebut cukup beralasan mengingat apa yang dikonsumsi ibu dapat masuk ke dalam ASI. Namun, apakah kopi benar-benar harus dihindari selama masa menyusui?

Faktanya, para ahli menyebut bahwa ibu menyusui tetap diperbolehkan mengonsumsi kopi maupun minuman berkafein lainnya, asalkan jumlahnya tidak berlebihan. Kunci utamanya adalah menjaga asupan kafein tetap dalam batas yang direkomendasikan.

Kafein dalam Kopi dan Pengaruhnya terhadap ASI

Bagi banyak ibu baru, kopi menjadi teman setia untuk melawan rasa lelah akibat kurang tidur saat merawat bayi. Kabar baiknya, penelitian menunjukkan bahwa kafein yang masuk ke dalam ASI hanya dalam jumlah yang sangat kecil.

BACA JUGA :  Kebiasaan Menyimpan Handuk di Kamar Mandi Ternyata Berisiko, Ini Penjelasan Ahlinya

Para pakar kesehatan menjelaskan bahwa sekitar satu persen dari total kafein yang dikonsumsi ibu akan tersalurkan ke ASI. Jumlah tersebut dinilai rendah sehingga umumnya tidak menimbulkan dampak berbahaya bagi bayi yang sehat.

Sejumlah penelitian juga menemukan bahwa konsumsi kafein dalam jumlah sedang tidak berpengaruh signifikan terhadap pola tidur bayi yang masih menyusu. Meski demikian, setiap bayi memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda sehingga orang tua tetap perlu memperhatikan respons si kecil setelah ibu mengonsumsi minuman berkafein.

Batas Aman Konsumsi Kafein untuk Ibu Menyusui

BACA JUGA :  Detoks Pascalebaran: Strategi Ampuh Menjaga Kolesterol Tetap Stabil

Para ahli merekomendasikan agar ibu menyusui membatasi konsumsi kafein hingga sekitar 300 miligram per hari. Jumlah tersebut setara dengan dua hingga tiga cangkir kopi ukuran sedang.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, terutama dalam jumlah yang sangat tinggi setiap hari, kafein berpotensi membuat bayi menjadi lebih rewel, sulit tidur, atau tampak gelisah. Karena itu, penting untuk tidak berlebihan meskipun kopi diperbolehkan.

Kadar kafein dalam ASI biasanya mencapai puncaknya sekitar satu hingga dua jam setelah ibu mengonsumsi kopi. Pada rentang waktu tersebut, ibu dapat mengamati apakah bayi menunjukkan tanda-tanda sensitivitas tertentu.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================