Di Bogor, Gus Ipul Ungkap Tiga Mandat Prabowo soal Bansos

“Kita baru mendapatkan pagu indikatif Rp84 triliun lebih. Sebagian besar tentu adalah bantuan langsung kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, Kemensos kini memperkuat konsolidasi data penerima bansos bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Langkah itu dilakukan agar pemutakhiran data oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

BACA JUGA :  Kolombia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Portugal Tempel Ketat di Grup K

“Supaya BPS dapat melakukan pemutakhiran berdasarkan data-data yang sesuai kenyataan di lapangan,” ujar Gus Ipul.

Selain konsolidasi data, Kemensos juga menggandeng Dewan Ekonomi Nasional untuk mempercepat digitalisasi bansos guna menekan potensi penyelewengan bantuan.

Melalui sistem berbasis aplikasi dan teknologi kecerdasan buatan (AI), pemerintah berharap proses pemutakhiran data penerima bansos dapat melibatkan masyarakat secara langsung sekaligus memastikan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar berhak.

BACA JUGA :  Wajib Tahu, Ini 5 Penyakit Lambung yang Sering Dialami Manusia dan Cara Mencegahnya

“Dengan aplikasi ini, diharapkan mereka yang berhak mendapatkan bantuan benar-benar bisa dijangkau lewat aplikasi berbasis AI yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada semua masyarakat agar terlibat dalam pemutakhiran data ini,” tutupnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================