BOGORTODAY.COM – Kepulangan jemaah haji ke Tanah Air selalu menjadi momen yang dinanti keluarga. Selain membawa cerita perjalanan spiritual dari Tanah Suci, para jemaah umumnya juga membawa oleh-oleh khas yang memiliki nilai religius, salah satunya adalah air zamzam.
Bagi umat Islam, air zamzam bukan sekadar air minum biasa. Air yang berasal dari sumur bersejarah di kawasan Masjidil Haram, Makkah, ini diyakini memiliki keberkahan dan keutamaan sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadis Rasulullah SAW. Karena itu, umat Islam dianjurkan meminumnya dengan niat yang baik sekaligus memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Air Zamzam Sesuai dengan Niat Orang yang Meminumnya
Keutamaan air zamzam dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah RA. Nabi Muhammad SAW bersabda:
مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ
Artinya: “Air zamzam itu sesuai dengan niat orang yang meminumnya.” (HR. Ibnu Majah).
Hadis tersebut menjadi dasar bagi para ulama untuk menganjurkan umat Islam memperbanyak doa ketika meminum air zamzam. Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan bahwa air zamzam dapat diminum dengan berbagai niat, seperti memohon ampunan kepada Allah SWT, meminta kesembuhan dari penyakit, memohon kelapangan rezeki, ilmu yang bermanfaat, hingga dikabulkannya berbagai hajat dunia maupun akhirat.
Pendapat serupa juga disampaikan oleh tabi’in terkenal, Mujahid RA, yang menyebutkan bahwa dengan izin Allah SWT, harapan yang diniatkan saat meminum air zamzam akan dikabulkan.
Doa yang Dianjurkan Saat Minum Air Zamzam
Salah satu doa yang sering diamalkan ketika meminum air zamzam berbunyi:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا وَاسِعًا، وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
Latin:
Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqan waasi’an, wa syifaa-an min kulli daa-in.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, serta kesembuhan dari segala penyakit.”
Selain doa tersebut, terdapat bacaan yang lebih panjang dan juga banyak diamalkan oleh umat Islam:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَمٍ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Latin:
Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an wa rizqan wasi’an wa shifa’an min kulli da’in wa saqamin bi rahmatika ya arhamar rahimin.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, kesembuhan dari segala penyakit dan kelemahan. Limpahkanlah semua itu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih di antara semua yang mengasihi.”
Adab Meminum Air Zamzam
Agar memperoleh keberkahan yang maksimal, umat Islam dianjurkan memperhatikan adab ketika meminum air zamzam.
- Mengawali dengan membaca basmalah
Sebelum meminum air zamzam, dianjurkan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
- Minum secara bertahap
Rasulullah SAW mengajarkan agar minum dilakukan dalam dua atau tiga tegukan, bukan sekaligus dalam satu tarikan napas. Di sela-sela tegukan, dianjurkan mengambil napas di luar gelas atau wadah minum.
- Berdoa dengan sungguh-sungguh
Sebelum atau ketika meminum air zamzam, umat Islam dianjurkan memohon kepada Allah SWT sesuai hajat yang diinginkan. Sebagian ulama juga menganjurkan menghadap kiblat ketika meminum air tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap nikmat Allah.
Keutamaan Air Zamzam dalam Hadis Nabi
Selain dikenal sebagai air yang penuh keberkahan, Rasulullah SAW juga menjelaskan manfaat air zamzam dalam hadis riwayat Imam Muslim:
إِنَّهَا مُبَارَكَةٌ إِنَّهَا طَعَامُ طُعْمٍ
Artinya:
“Air zamzam adalah air yang penuh berkah. Ia dapat menjadi makanan yang mengenyangkan.” (HR. Muslim).
Dalam riwayat lain dijelaskan bahwa air zamzam juga menjadi salah satu sarana pengobatan yang pernah digunakan Rasulullah SAW.
Hadis yang diriwayatkan Al-Baihaqi menyebutkan:
حَمَلَهُ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِى الأَدَاوَى وَالْقِرَبِ وَكَانَ يَصُبُّ عَلَى الْمَرْضَى وَيَسْقِيهِمْ
Artinya:
“Rasulullah SAW pernah membawa air zamzam di dalam wadah. Beliau menuangkannya kepada orang yang sakit dan memberikannya untuk diminum.” (HR. Al-Baihaqi).
Hadis tersebut menunjukkan bahwa sejak masa Rasulullah SAW, air zamzam telah dimanfaatkan sebagai bagian dari ikhtiar pengobatan dengan tetap memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Menjadikan Air Zamzam sebagai Sarana Mendekatkan Diri kepada Allah
Air zamzam memiliki makna yang sangat istimewa bagi umat Islam. Selain menjadi oleh-oleh khas dari Tanah Suci, air ini juga menjadi pengingat akan kebesaran Allah SWT serta sejarah perjuangan keluarga Nabi Ibrahim AS.
Karena itu, ketika memperoleh kesempatan meminum air zamzam, umat Islam dianjurkan untuk melakukannya dengan penuh rasa syukur, memperbaiki niat, menjaga adab, serta memperbanyak doa agar memperoleh keberkahan, kesehatan, ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal, dan berbagai kebaikan dunia maupun akhirat.
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















