
BOGORTODAY.COM – Bagi sebagian orang, liburan identik dengan hotel mewah, pantai yang indah, atau pemandangan pegunungan yang menenangkan. Namun, ada pula wisatawan yang justru mencari pengalaman berbeda dengan menginap di tempat-tempat ekstrem yang memacu adrenalin.
Salah satunya adalah Frying Pan Tower, akomodasi unik yang kerap dijuluki sebagai hotel paling berbahaya di dunia.
Hotel ini bukan bangunan biasa. Frying Pan Tower merupakan bekas menara penjaga pantai milik Coast Guard yang berdiri sekitar 55 kilometer dari pesisir North Carolina, Amerika Serikat. Bangunan baja tersebut kini telah dialihfungsikan menjadi penginapan bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi tinggal di tengah lautan lepas.
Perjalanan Menuju Hotel Tidak Biasa
Untuk mencapai Frying Pan Tower, para tamu harus menempuh perjalanan laut menggunakan kapal. Setibanya di lokasi, mereka kemudian diangkat menggunakan lift khusus menuju dek utama yang berada sekitar 24 meter di atas permukaan laut.
Letaknya yang berada jauh dari daratan membuat akses keluar-masuk sangat terbatas. Dalam kondisi darurat, evakuasi hanya dapat dilakukan menggunakan helikopter atau melalui perjalanan laut yang memakan jarak sekitar 35 mil menuju pantai.
Berdiri di Jalur Badai dan Dikelilingi Hiu
Keunikan hotel ini bukan hanya karena lokasinya yang terpencil. Frying Pan Tower berdiri di kawasan yang dikenal sebagai Hurricane Alley, wilayah yang kerap dilintasi badai tropis dan angin kencang setiap tahunnya.
Selain itu, perairan di sekitar menara juga menjadi habitat berbagai spesies hiu, termasuk hiu putih besar, hiu banteng, dan hiu macan. Kondisi inilah yang membuat penginapan tersebut mendapat julukan sebagai salah satu hotel paling ekstrem di dunia.
Tarif Menginap Capai Puluhan Juta Rupiah
Meski menawarkan pengalaman yang tidak biasa, biaya menginap di Frying Pan Tower tidak murah.
Setiap tamu dikenakan tarif sekitar US$200 atau setara kurang lebih Rp3,5 juta per malam. Pengelola juga menerapkan aturan minimal menginap selama tiga malam, sehingga total biaya yang harus disiapkan mencapai sekitar US$600 atau sekitar Rp10 juta per orang.
Viral karena Wisatawan “Ditinggal” di Tengah Laut
Popularitas Frying Pan Tower semakin meningkat setelah sebuah video yang diunggah kapten kapal sewaan, Austin Aycock, beredar di media sosial.
Dalam rekaman tersebut terlihat enam wisatawan diturunkan di menara sebelum kapal kembali menuju daratan.
“Sampai jumpa beberapa hari lagi,” ucap Aycock kepada para tamunya sebelum meninggalkan lokasi.
Momen tersebut memicu beragam komentar dari warganet. Banyak yang mengaku merinding karena suasananya dianggap mirip adegan dalam film bertema horor atau survival.
Meski demikian, menurut Aycock, banyak tamu justru menikmati pengalaman tersebut. Bahkan, ada rombongan yang pernah menghabiskan waktu hingga dua minggu di Frying Pan Tower.
Fasilitas Lengkap Meski Berada di Tengah Laut
Di balik citranya yang ekstrem, Frying Pan Tower ternyata menawarkan fasilitas yang cukup lengkap.
Penginapan ini memiliki delapan kamar tidur yang mampu menampung hingga 12 tamu. Selain itu tersedia dapur modern berbahan baja tahan karat, kamar mandi dengan air panas, mesin cuci, pengering pakaian, serta akses internet berkecepatan tinggi yang memperoleh pasokan listrik dari panel surya.
Kebutuhan air bersih juga dipenuhi melalui teknologi penyaringan reverse osmosis, sehingga tamu tetap dapat menikmati fasilitas layaknya hotel pada umumnya.
Banyak Aktivitas Menarik
Menginap di Frying Pan Tower bukan hanya soal menikmati sensasi berada jauh dari daratan. Para tamu juga dapat mengikuti berbagai aktivitas yang telah disediakan.
Wisatawan bisa memancing langsung di laut lepas, snorkeling di kawasan terumbu karang yang masih terjaga, hingga bermain golf menggunakan bola khusus berbahan pakan ikan yang ramah lingkungan.
Bagi rombongan yang ingin menikmati hidangan tanpa repot memasak, pengelola juga menyediakan layanan koki profesional untuk menyiapkan berbagai menu selama masa menginap.
Dengan lokasi yang terpencil, akses yang menantang, dan suasana yang jauh dari keramaian, Frying Pan Tower menawarkan pengalaman liburan yang tidak biasa. Meski dijuluki sebagai hotel paling berbahaya di dunia, justru sensasi tersebut menjadi daya tarik utama bagi para pencinta petualangan yang ingin merasakan pengalaman menginap di tengah samudra.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















