Rudal Diduga Menghantam Kapal di Selat Hormuz, Ketegangan Jalur Pelayaran Kembali Meningkat

Dalam perkembangan lain, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) juga mengonfirmasi adanya insiden terhadap sebuah kapal tanker di perairan timur Limah, Oman, pada Selasa (7/7/2026) waktu setempat.

Menurut UKMTO, kapal tersebut terkena hantaman proyektil yang belum dapat diidentifikasi saat sedang berlayar ke arah selatan. Serangan itu menyebabkan kebakaran di sisi kiri kapal.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun laporan pencemaran lingkungan akibat kejadian tersebut.

Belum Ada Konfirmasi Resmi

Hingga saat ini, laporan mengenai serangan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Reuters juga menyebut belum bisa memastikan apakah kapal tanker yang dilaporkan UKMTO merupakan bagian dari kapal yang disebut dalam laporan Axios.

BACA JUGA :  Jangan Langsung Bilang Cengeng, Kenali 7 Tanda Anak Sensitif dan Cara Memahaminya

Sementara itu, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) belum memberikan tanggapan resmi mengenai insiden tersebut.

Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan

Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko keamanan di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia. Perairan yang berada di antara Iran dan Oman tersebut menjadi rute utama distribusi minyak global, dengan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati kawasan tersebut setiap harinya.

BACA JUGA :  Gua Baru Sepanjang 3 Kilometer Ditemukan di Vietnam, Simpan Stalaktit Raksasa dan Mutiara Gua Langka

Dalam beberapa waktu terakhir, aktivitas pelayaran di Selat Hormuz semakin rentan akibat meningkatnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Meskipun sebelumnya sempat disepakati pengaturan jalur pelayaran yang lebih aman, insiden terbaru ini menunjukkan bahwa ancaman terhadap kapal-kapal komersial masih belum sepenuhnya mereda.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================