Curah Hujan Menurun, 755 Warga Babakan Madang Krisis Air Bersih

Krisis Air Bersih
Warga Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, mengantre mengambil air bersih dari mobil tangki bantuan, Rabu (8/7/2026). Sebanyak 755 warga di desa tersebut terdampak kesulitan air bersih akibat kekeringan. FOTO : DOK. BPBD KABUPATEN BOGOR.

BOGORTODAY.COM – Sebanyak 755 warga di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, mengalami krisis air bersih sejak Senin (6/7/2026). Kondisi ini dipicu oleh penurunan curah hujan yang berlangsung dalam waktu cukup lama.

‎Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengungkapkan bahwa minimnya curah hujan tersebut berdampak langsung pada berkurangnya debit air di sejumlah sumur dan mata air warga.

BACA JUGA :  Lexus Siap Hadirkan The All-New ES di Indonesia, Kini Tersedia dalam Varian Listrik Murni

‎”Kondisi tersebut menyebabkan debit mata air dan sumur warga menurun sehingga kebutuhan air bersih masyarakat tidak terpenuhi secara optimal,” ujar Adam, Rabu (8/7/2026).

‎Krisis air bersih ini melanda dua kampung di Desa Karang Tengah, yakni Kampung Galewer dengan 440 jiwa terdampak, serta Kampung Sukamantri dengan 315 jiwa terdampak.

BACA JUGA :  Terima Kepulangan Jamaah Haji Kloter 27, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Kutip Makna Mendalam Surat Al-Hajj Ayat 27

‎Menanggapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Bogor telah menyalurkan bantuan berupa 10 ribu liter air bersih kepada warga di dua kampung tersebut sebagai langkah penanganan sementara.

‎”Untuk sementara kebutuhan air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat,” kata Adam menutup keterangannya.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================