Kenali Tanda Anak Cemburu pada Adik Baru dan Cara Mengatasinya

BOGORTODAY.COM – Kehadiran anggota keluarga baru tentu membawa kebahagiaan bagi orang tua. Namun, bagi anak pertama atau kakak yang sudah lebih dulu hadir, kelahiran adik bayi terkadang menjadi perubahan besar yang tidak mudah diterima.

Perhatian orang tua yang sebelumnya hanya tertuju kepadanya kini harus terbagi dengan bayi yang baru lahir. Kondisi ini dapat memunculkan rasa cemburu pada anak, terutama jika jarak usia antara kakak dan adik tidak terlalu jauh.

Rasa cemburu tersebut tidak selalu terlihat dalam bentuk perilaku kasar atau penolakan terhadap adik. Sebagian anak justru menunjukkannya melalui perubahan sikap yang lebih halus, seperti menjadi murung, menarik diri, atau kembali berperilaku seperti saat masih kecil.

Berikut beberapa tanda yang perlu diperhatikan orang tua.

  1. Muncul Perilaku Seperti Bayi Kembali

Salah satu tanda anak merasa cemburu adalah munculnya perilaku regresi, yaitu kembali melakukan hal-hal yang sebelumnya sudah ditinggalkan.

Anak yang sudah bisa berbicara dengan lancar mungkin tiba-tiba berbicara seperti bayi, meminta perlakuan khusus, lebih sering menangis, atau mengalami tantrum. Perilaku ini biasanya muncul karena anak merasa perlu mendapatkan kembali perhatian orang tua yang kini banyak tercurah kepada adiknya.

  1. Bersikap Tidak Peduli kepada Adik

Tidak semua anak menunjukkan kecemburuan dengan cara mengganggu. Ada pula yang memilih menjauh dan menunjukkan sikap tidak tertarik terhadap kehadiran adik barunya.

Anak mungkin enggan mendekati bayi, tidak ingin terlibat dalam aktivitas bersama adik, atau bahkan merasa bahwa kehadiran bayi membuat dirinya kehilangan perhatian dari orang tua.

  1. Berusaha Mendapatkan Perhatian Lebih
BACA JUGA :  Jangan Anggap Sepele! Ini 7 Bahaya Duduk Terlalu Lama bagi Kesehatan

Ketika merasa perhatian orang tua berkurang, anak dapat melakukan berbagai cara agar kembali diperhatikan.

Beberapa perilaku yang mungkin muncul antara lain sering mengganggu, membuat keributan, meminta bantuan untuk hal-hal yang sebenarnya bisa dilakukan sendiri, hingga melakukan tindakan yang membuat orang tua harus turun tangan.

Bagi sebagian anak, perhatian negatif tetap dianggap lebih baik daripada merasa tidak diperhatikan sama sekali.

  1. Mengambil atau Merebut Barang Milik Adik

Rasa iri juga dapat terlihat ketika anak mulai mengganggu adiknya secara langsung, misalnya dengan mengambil mainan, pakaian, atau barang yang diberikan kepada bayi.

Hal tersebut sering terjadi karena anak merasa perlakuan terhadap dirinya tidak seimbang. Ia melihat adik mendapatkan banyak hadiah, perhatian, dan perlakuan khusus, sementara dirinya mulai memiliki lebih banyak aturan atau tanggung jawab.

  1. Sulit Menentukan Pilihan Sederhana

Anak yang sedang mencari perhatian terkadang menjadi lebih bergantung kepada orang tua, termasuk dalam hal-hal kecil seperti memilih makanan, mainan, atau pakaian.

Kesulitan mengambil keputusan sederhana bisa menjadi cara anak untuk membuat orang tua kembali terlibat dan memberikan perhatian kepadanya.

Cara Membantu Anak Mengatasi Rasa Cemburu

Kecemburuan terhadap adik baru merupakan bagian dari proses adaptasi. Orang tua tidak perlu langsung memarahi atau menganggap perilaku tersebut sebagai bentuk kenakalan. Sebaliknya, anak perlu dibantu memahami perubahan yang terjadi dalam keluarga.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:

  1. Terima Perasaan Anak
BACA JUGA :  Kenapa Anak Mulai Berbohong? Ini 7 Penyebab yang Perlu Dipahami Orang Tua

Orang tua sebaiknya tidak langsung meminta anak menghilangkan rasa cemburunya. Dengarkan perasaan anak dan bantu ia memahami bahwa merasa sedih, kecewa, atau kesal adalah hal yang wajar.

Dengan merasa dipahami, anak akan lebih mudah menerima kehadiran adiknya.

  1. Libatkan Anak dalam Merawat Bayi

Berikan kesempatan kepada kakak untuk ikut berperan dalam merawat adik. Tugas sederhana seperti mengambil popok, memilih pakaian bayi, atau membantu mengambil perlengkapan dapat membuat anak merasa dibutuhkan.

Hal ini juga membantu membangun ikatan positif antara kakak dan adik.

  1. Berikan Apresiasi atas Sikap Baiknya

Ketika anak menunjukkan kasih sayang kepada adiknya, jangan lupa memberikan pujian. Apresiasi tersebut akan membuat anak memahami bahwa perilaku positifnya dihargai.

  1. Luangkan Waktu Khusus Bersama Anak

Meski sibuk mengurus bayi, orang tua tetap perlu menyediakan waktu khusus untuk anak yang lebih besar. Aktivitas sederhana seperti membaca buku bersama, bermain, atau berbicara berdua dapat membuat anak merasa tetap mendapatkan perhatian.

  1. Bantu Anak Melihat Sisi Positif Memiliki Adik

Orang tua dapat membantu anak memahami bahwa memiliki saudara merupakan pengalaman berharga. Kakak bisa menjadi sosok yang mengajarkan banyak hal kepada adiknya dan memiliki teman sepanjang hidup.

Kehadiran adik baru memang membutuhkan proses penyesuaian bagi seluruh keluarga. Dengan kesabaran, komunikasi yang baik, dan perhatian yang seimbang, orang tua dapat membantu anak menerima perubahan tersebut sekaligus membangun hubungan kakak-adik yang harmonis.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================