PWO Bogor Buktikan Kepedulian Tak Harus Bermodal Uang, Rumah Layak Huni Berdiri Lewat Kolaborasi

PWO Bogor
PWO Bogor Buktikan Kepedulian Tak Harus Bermodal Uang, Rumah Layak Huni Berdiri Lewat Kolaborasi. (Foto: Ist)

BOGORTODAY.COM – Persaudaraan Wartawan Online (PWO) Bogor kembali membuktikan bahwa membantu masyarakat tidak selalu harus mengandalkan anggaran besar. Melalui program Bedah Rumah Nol Rupiah, PWO berhasil membangun dua rumah layak huni hanya dengan mengandalkan dukungan sponsor berupa bahan bangunan serta semangat gotong royong masyarakat.

Setelah sukses membangun rumah pertama di Desa Pancawati, program kemanusiaan tersebut kini memasuki tahap kedua dengan membangun rumah milik Muhamad Jaelani di Kampung Leuwi Sapi, Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Launching pembangunan berlangsung sederhana namun penuh makna. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam Caringin, Kepala Desa Lemah Duhur, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, serta warga yang secara sukarela bergotong royong membantu proses pembangunan.

BACA JUGA :  Resep Tahu Bakso Semarang Renyah di Luar, Lembut di Dalam, Cocok Jadi Stok Camilan

Ketua PWO Bogor, Ujang Maturidi, mengatakan, program ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dengan mengusung semangat “Bergerak Serempak, Nyata Berdampak.”

Menurutnya, keberhasilan program ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial tidak selalu bergantung pada uang tunai. Dengan membangun kolaborasi, mengajak perusahaan menyumbangkan material bangunan, serta menggerakkan tenaga masyarakat secara gotong royong, rumah layak huni dapat diwujudkan bagi warga kurang mampu.

“Program Bedah Rumah Nol Rupiah ini menjadi bukti bahwa tanpa uang pun kita bisa membantu sesama. Yang terpenting adalah kemauan, kebersamaan, dan kepedulian. Material berasal dari para sponsor, sedangkan pengerjaannya dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama berbagai pihak,” ujar Ujang.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Tunggu Restu Pusat soal Rute KA Tenjo-Jasinga

Ia menjelaskan, program tersebut terlaksana berkat sinergi antara PWO, Forkopimcam Caringin, pemerintah desa, perusahaan-perusahaan yang memberikan bantuan material, serta masyarakat yang menyumbangkan tenaga dan waktu.

“Semoga gerakan ini menjadi inspirasi bahwa persoalan sosial bisa diselesaikan melalui kolaborasi. Ketika semua pihak bergerak bersama, manfaatnya akan benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================