Wali Kota Bogor: Debit Air Katulampa Menurun Tajam, Warga Tolong Mulai Hemat Air

Stunting
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Wakilnya, Jenal Mutaqin. (Foto: Aditya/Bogortoday.com)

BOGORTODAY.COM – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengimbau seluruh masyarakat Kota Bogor untuk mulai bersiap diri menghadapi dampak kekeringan akibat fenomena cuaca ekstrem tahun ini. Langkah antisipasi ini perlu diperketat seiring dengan menurunnya pasokan sumber daya air di sejumlah wilayah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mencatat adanya penurunan debit air secara drastis pada sejumlah fasilitas intake milik PDAM Kota Bogor. Penyusutan pasokan air baku yang paling signifikan terpantau terjadi di kawasan Katulampa dan Ciherang Pondok (Cisadane).

“Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Bogor untuk bersiap-siap menghemat sumber daya yang ada, khususnya sumber daya air. Kita melihat intake dari PDAM Kota Bogor, terutama di Katulampa, debit airnya menurun tajam. Demikian juga di Cisadane, tepatnya di Ciherang Pondok, debitnya ikut menurun tajam,” ujar Dedie kepada wartawan, Jumat (10/7/3026).

BACA JUGA :  Pemerintah Usulkan BPIH Haji 2027 Naik Jadi Rp107,34 Juta, Skema Pembayaran Jemaah Diubah

Dedie menjelaskan, situasi kemarau tahun ini turut dipengaruhi oleh dinamika cuaca ekstrem global. “Kondisi El Nino dan La Nina Godzilla ini kelihatannya akan berdampak kepada kita semua,” jelasnya.

Menyikapi fenomena tersebut, Dedie mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan pipa-pipa intake tetap mendapatkan pasokan air yang cukup agar proses pengolahan air bersih untuk warga tidak terputus.

BACA JUGA :  PNM Bogor Berdayakan Kelompok Usaha Rengginang di Rancabungur

“Kondisinya memang volume dan debit air menurun tajam. Namun, kami masih terus mencoba mencari alternatif bagaimana pipa intake-nya itu bisa tetap teraliri air supaya bisa diolah. Saat ini kami sedang mencarikan solusi yang terbaik,” ungkap Dedie.

Wali Kota Bogor pun memastikan hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai wilayah pemukiman warga yang mengalami kekeringan total secara langsung.

“Kalau terdampak kekeringan langsung sih tidak, belum ya. Akan tetapi, intake di dua sumber air baku kita—yakni di Ciherang Pondok dan Katulampa—ini yang harus benar-benar kita waspadai,” tegasnya.

Bagi Halaman

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================