Kronologi Bangunan Gereja di Cileungsi Bogor Nyaris Diamuk Api

Bangunan gereja
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kobaran api yang membakar lahan pohon bambu di Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/7/2026) malam. Kebakaran yang diduga dipicu aktivitas warga membakar ban tersebut sempat nyaris merembet ke bangunan gereja dan permukiman warga di sekitar lokasi. FOTO : DOK. DAMKAR KABUPATEN BOGOR.

BOGORTODAY.COM Bangunan gereja di Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat nyaris ludes terbakar, Jumat (10/7/2026) malam. Kobaran api yang berasal dari lahan pohon bambu di sampingnya sempat merembet mendekati gereja dan permukiman warga sekitar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 18.10 WIB, saat lahan bambu di lokasi tersebut tiba-tiba dilalap api. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengatakan, kebakaran itu diduga dipicu oleh aktivitas warga yang membakar ban di lahan tersebut.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Gaungkan "Keroyok Bareng Bebersih", Kabupaten Bogor Berbenah Jadi Beranda Terdepan Indonesia

“Menurut pelapor, api sudah menyala di lokasi. Kemungkinan ada yang membakar ban karena di lokasi ditemukan ban yang terbakar,” kata Yudi, Sabtu (11/7/2026).

Begitu api mulai membesar, warga sekitar sempat berupaya memadamkannya secara manual menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil.

“Sempat memadamkan dengan manual, disiram dengan air menggunakan ember. Namun, api masih belum padam sehingga pelapor berinisiatif melaporkan kejadian,” ujar Yudi.

BACA JUGA :  Tindak Lanjuti Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Gelar Korvei Massal Percantik Kawasan Tegar Beriman

Menindaklanjuti laporan tersebut, Yudi segera mengerahkan sejumlah personel ke lokasi kejadian. Kondisi lahan yang berdekatan langsung dengan bangunan gereja dan permukiman warga membuat petugas bergegas melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas.

“Anggota langsung menggelar selang untuk segera melakukan pemadaman agar tidak semakin meluas perambatannya ke permukiman warga dan ke bangunan gereja yang ada di sampingnya,” ungkap Yudi.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================