
Mempercantik Wajah Wilayah, Pemkab Bogor Gencarkan Aksi “Keroyok Bareng Bebersih”
Sebagai beranda depan tempat tinggal pimpinan tertinggi RI yang kerap disinggahi tamu negara, Pemerintah Kabupaten Bogor menggencarkan aksi kerja bakti masif di 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan. Aksi ini dimulai dari kawasan Cijayanti-Bojong Koneng dan berlanjut ke pusat pemerintahan serta ruas Jalan Bogor-Jakarta. Mengingat luasnya wilayah, Rudy Susmanto, Bupati Bogor menegaskan bahwa kebersihan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Oleh karena itu, ia meluncurkan gerakan “Keroyok Bareng Bebersih” demi mengakselerasi penataan wilayah yang bersih, asri, dan nyaman berbasis gotong royong seluruh elemen masyarakat.
BOGORTODAY.COM – Sebagai beranda depan tempat tinggal pimpinan tertinggi Republik Indonesia, yang kerap disinggahi delegasi internasional, Kabupaten Bogor bergerak aktif mempercantik dan menampilkan wajah wilayah yang bersih, asri, dan representatif. Hal ini dipertegas oleh Rudy Susmanto Bupati Bogor, dengan aksi korve (kerja bakti) penataan wilayah dan gotong royong membersihkan lingkungan secara serentak.
Gerakan yang ditargetkan berjalan secara masif ini menyasar seluruh area Kabupaten Bogor, mencakup 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan. Di mana, aksi bersih-bersih ini telah dimulai dari kawasan Jalan Cijayanti – Bojong Koneng, yang kemudian berlanjut pada Senin (6/7/2026), dengan memfokuskan penataan di kawasan pusat pemerintahan, mulai dari area Masjid Baitul Faidzin, Alun-Alun Kabupaten Bogor, Taman Siliwangi, hingga berlanjut ke sepanjang Ruas Jalan Bogor-Jakarta (Batas Kota Depok dan Kota Bogor).
Mengingat luasnya geografis Kabupaten Bogor, Bupati Rudy Susmanto menekankan bahwa urusan kebersihan dan estetika wilayah tidak akan pernah selesai jika hanya mengandalkan kapasitas pemerintah daerah semata. Diperlukan sinergi dan kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat.
“Kalau satu desa saja membutuhkan waktu kurang lebih lima hari, atau katakanlah satu hari, maka butuh 416 hari untuk menyelesaikan semuanya. Padahal, satu tahun hanya ada 365 hari, dan penataan satu desa jelas tidak akan selesai dalam sehari. Maka dari itu, kuncinya adalah gotong royong bersama-sama,” tegas Rudy.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















