
Untuk mengakselerasi penataan ini, Rudy memperkenalkan istilah “Keroyok Bareng Bebersih”. Gerakan ini mengusung semangat kolaborasi total, di mana seluruh elemen masyarakat dan aparatur pemerintah turun langsung bersama-sama menjaga dan merawat kebersihan lingkungan. Rudy juga menyoroti bahwa faktor kepemimpinan dan kejelasan instruksi memegang peranan krusial dalam efisiensi kerja di lapangan. Menurutnya, jumlah massa yang besar tidak akan efektif tanpa adanya arahan yang jelas.
“Kuantitas personel memegang peranan penting, namun tanpa arahan kepemimpinan yang kuat, dampaknya akan minim. Sebaliknya, meski hanya melibatkan sepuluh orang, pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat asalkan instruksi kerja jelas dan koordinasi telah terbangun sejak awal. Tanpa koordinasi yang efektif, tugas yang sederhana sekalipun akan terus tertunda dan sulit diselesaikan,” ujar Rudy.
Lebih lanjut, Rudy menjelaskan bahwa target utama dari gerakan ini bukan sekadar hasil akhir yang bersih, melainkan terciptanya sebuah sistem kerja yang berkelanjutan.
“Kebersihan itu hadiah. Hadiahnya bersih. Tapi yang kita cari adalah bagaimana sistem ini bisa berjalan di wilayah Cibinong terlebih dahulu, baru kemudian kita implementasikan di kecamatan-kecamatan yang lain,” ujarnya.
“Keroyok Bareng Bebersih” kebersihan ini menjadikan Pemkab Bogor optimistis tidak hanya mampu menciptakan lingkungan yang bersih bagi para tamu negara, tetapi juga mewujudkan ruang publik yang nyaman dan sehat bagi seluruh warga Kabupaten Bogor.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















