
“Bukan hanya karena kita mendapat dukungan dari TNI, tetapi investor ini membawa anggaran yang besar. Hubungan investasi ini harus benar-benar diamankan secara administrasi. Karena lokasinya berada di wilayah Kabupaten Bogor, tidak boleh sedikit pun ada prasyarat administrasi yang tidak terpenuhi,” tegasnya.
Menurutnya, langkah taktis dan cepat ini diambil guna menyelaraskan komitmen daerah dengan gerak cepat dari jajaran pimpinan pusat. Proyek PSEL ini merupakan program prioritas yang diarahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Jaro Ade menyampaikan bahwa Pemkab maupun Pemkot Bogor sangat menyambut baik intervensi dari pemerintah pusat. Kehadiran teknologi PSEL dinilai menjadi solusi paling tepat untuk menyudahi persoalan sampah lintas wilayah yang selama ini kerap memicu riak di masyarakat.
“Isu sampah ini perjalanannya memang cukup panjang dan dari sisi gejolak sosial sudah menjadi persoalan rutin. Hadirnya program luar biasa dari Bapak Presiden ini adalah solusi yang sangat tepat. Negara hadir memberikan jalan keluar, maka kota dan kabupaten menyambut baik,” tambahnya.
Kolaborasi dalam isu kebersihan ini disebutnya sebagai komitmen jangka panjang yang terus berkesinambungan lintas periode kepemimpinan, termasuk bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto. Di akhir penyampaiannya, Jaro Ade mengimbau seluruh elemen masyarakat dan jajaran aparatur kewilayahan untuk menjaga situasi regional tetap aman dan kondusif.
“Investasi yang masuk ini bernilai triliunan rupiah, bukan uang kecil. Saya mengajak semua pihak, termasuk Pak Camat, Pak Kapolsek, dan Pak Danramil, mari kita dukung bersama-sama. Wilayah kita harus kondusif demi menjaga nama baik Bogor, terutama di wilayah bagian barat,” pungkasnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














