Prabowo: Penyaluran Barang Subsidi Wajib Melalui Koperasi Desa Merah Putih

Prabowo
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dok YouTube Kemenkop)

BOGORTODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto menetapkan kebijakan baru terkait penyaluran barang-barang bersubsidi. Ke depan, seluruh bantuan subsidi dari pemerintah akan disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih guna memastikan manfaatnya diterima langsung oleh masyarakat yang berhak.

Kebijakan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 yang berlangsung di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu (12/7/2026).

Menurut Prabowo, penyaluran subsidi melalui koperasi merupakan langkah untuk menghindari penyimpangan distribusi sekaligus memastikan barang bersubsidi tidak diperjualbelikan kepada pihak yang tidak berhak. Dengan sistem tersebut, pemerintah berharap bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selain menjadi jalur distribusi subsidi, Koperasi Desa Merah Putih juga akan dikembangkan sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa. Berbagai layanan akan dihadirkan dalam satu kawasan, mulai dari kantor koperasi, toko kebutuhan pokok, layanan simpan pinjam, hingga apotek desa.

BACA JUGA :  Budaya LGBTQ Masuk Ancaman Nonmiliter Perpres, DPRD Kota Bogor Desak Penerbitan Perwali P4S

Pemerintah juga berencana menyediakan apotek yang menjual obat-obatan generik dengan harga lebih terjangkau dibandingkan di wilayah perkotaan. Tak hanya itu, koperasi akan dilengkapi fasilitas logistik seperti gudang penyimpanan dan cold storage agar hasil pertanian maupun perikanan dapat disimpan lebih lama tanpa mengalami kerusakan.

Prabowo menilai keberadaan infrastruktur tersebut akan membantu meningkatkan nilai jual hasil produksi masyarakat desa sekaligus mengurangi potensi kerugian akibat keterbatasan fasilitas penyimpanan.

Tak hanya menyasar sektor pertanian, pemerintah juga akan membentuk koperasi nelayan di berbagai daerah pesisir. Melalui program tersebut, nelayan akan memperoleh akses terhadap berbagai fasilitas penunjang, seperti gudang pendingin, pabrik es, hingga kapal penangkap ikan berkapasitas besar.

Meski mendapatkan dukungan dari pemerintah, Prabowo menegaskan bahwa seluruh fasilitas tersebut bukan merupakan bantuan yang diberikan secara cuma-cuma. Skema yang diterapkan berupa pembiayaan yang akan dicicil kembali oleh para nelayan dari hasil usaha mereka. Dengan demikian, dana yang disalurkan dapat terus berputar dan dimanfaatkan untuk memperkuat perekonomian desa.

BACA JUGA :  Subsidi Jumbo Bikin Harga Mobil Listrik Baru di Jepang Lebih Murah dari Mobil Bekas

Pemerintah optimistis program Koperasi Desa Merah Putih mampu memberikan dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan proyeksi yang disampaikan Presiden, perputaran ekonomi di desa diperkirakan dapat mencapai sekitar Rp223 triliun setiap tahun.

Selain itu, pendapatan para pelaku usaha di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan diproyeksikan meningkat hingga Rp202 triliun. Perputaran dana yang tetap berada di desa diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lebih banyak peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui penguatan koperasi sebagai pusat aktivitas ekonomi, pemerintah berharap desa dapat berkembang menjadi motor penggerak perekonomian nasional sekaligus menciptakan sistem distribusi subsidi yang lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================