Waspada, 7 Peralatan Dapur Ini Bisa Menjadi Sumber Mikroplastik Tanpa Disadari

Dapur
Waspada, 7 Peralatan Dapur Ini Bisa Menjadi Sumber Mikroplastik Tanpa Disadari. (Foto: iStock)

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

BOGORTODAY.COM Dapur sering dianggap sebagai tempat yang berhubungan dengan makanan sehat dan bersih. Namun, tanpa disadari, beberapa peralatan yang digunakan setiap hari justru dapat menjadi sumber paparan mikroplastik.

Penggunaan bahan plastik memang semakin populer karena ringan, mudah ditemukan, serta memiliki banyak pilihan bentuk dan desain. Akan tetapi, seiring waktu dan pemakaian berulang, beberapa produk plastik dapat mengalami kerusakan dan melepaskan partikel kecil yang berpotensi masuk ke dalam makanan atau minuman.

Mikroplastik merupakan serpihan plastik berukuran kurang dari 5 milimeter. Bahkan, sebagian di antaranya berbentuk nanoplastik yang ukurannya jauh lebih kecil sehingga sulit terlihat dengan mata.

Sejumlah penelitian mengaitkan paparan mikroplastik dan bahan kimia tertentu dari plastik, seperti bisfenol serta ftalat, dengan berbagai gangguan kesehatan, termasuk masalah hormon, kesuburan, hingga peningkatan risiko penyakit tertentu.

BACA JUGA :  NPD Umumkan Tur Perdana, Sambangi 12 Kota dalam Tiga Hari

Karena itu, penting untuk mengetahui benda-benda dapur yang berpotensi menjadi sumber mikroplastik agar penggunaannya dapat dikurangi.

  1. Botol Minum Plastik Sekali Pakai

Botol plastik sekali pakai menjadi salah satu benda yang paling sering dikaitkan dengan paparan mikroplastik.

Partikel plastik dapat berpindah ke dalam air, terutama jika botol disimpan dalam kondisi panas atau terkena paparan sinar matahari dalam waktu lama. Suhu tinggi dapat mempercepat proses pelepasan zat dari material plastik.

Sebagai pilihan yang lebih aman, gunakan botol minum berbahan stainless steel, kaca, atau keramik yang dapat digunakan berulang kali.

  1. Wadah Makanan Plastik yang Dipanaskan

Memanaskan makanan langsung menggunakan wadah plastik merupakan kebiasaan yang perlu diperhatikan.

Meskipun beberapa wadah memiliki label aman untuk microwave, panas tetap dapat meningkatkan kemungkinan perpindahan zat kimia maupun partikel plastik ke dalam makanan.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Perluas Penataan Wilayah ke Parung, Wujudkan Kabupaten Bogor Jadi Rumah Nyaman bagi Warga

Untuk mengurangi risiko tersebut, gunakan wadah berbahan kaca, keramik, atau stainless steel ketika menyimpan maupun menghangatkan makanan.

  1. Talenan Plastik

Talenan plastik juga dapat menjadi sumber mikroplastik akibat gesekan pisau saat digunakan.

Setiap kali permukaannya tergores, sebagian kecil material plastik dapat terkikis dan berpotensi menempel pada bahan makanan yang dipotong di atasnya.

Alternatif yang lebih ramah digunakan adalah talenan berbahan kayu atau bambu, dengan catatan tetap dirawat dan dibersihkan dengan baik.

  1. Peralatan Masak Antilengket yang Rusak

Wajan atau panci dengan lapisan antilengket memang praktis karena makanan tidak mudah menempel. Namun, lapisan tersebut dapat mengalami kerusakan apabila sering tergores atau digunakan pada suhu yang terlalu tinggi.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================