
Menurut Purbaya, komunikasi langsung tersebut berhasil meningkatkan kepercayaan para investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Menepis Berbagai Isu Negatif
Purbaya mengakui bahwa sejak awal tahun sempat muncul berbagai spekulasi yang menyebut peringkat kredit Indonesia berpotensi diturunkan.
Selain itu, beredar pula anggapan bahwa pemerintah menjalankan belanja negara secara berlebihan sehingga memicu kekhawatiran terhadap kondisi fiskal nasional.
Namun, keputusan S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia justru menjadi bukti bahwa lembaga pemeringkat internasional masih menilai kebijakan ekonomi Indonesia dikelola secara prudent dan bertanggung jawab.
Proyeksi Ekonomi Indonesia Tetap Positif
Dalam laporan terbarunya, S&P memperkirakan perekonomian Indonesia akan tetap tumbuh sekitar 5 persen setiap tahun dalam beberapa tahun mendatang.
Untuk 2026, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mencapai 5,1 persen, sedangkan rata-rata pertumbuhan pada periode 2026–2029 diperkirakan berada di kisaran 4,9 persen.
Selain itu, pendapatan per kapita masyarakat Indonesia diprediksi meningkat menjadi sekitar US$5.200 pada tahun ini, meskipun pelemahan nilai tukar rupiah diperkirakan sedikit mengurangi dampak pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) secara nominal.
Di sisi fiskal, S&P juga memperkirakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap dapat dijaga di bawah batas 3 persen terhadap PDB, sesuai amanat undang-undang, meski pemerintah masih harus menanggung peningkatan belanja subsidi energi.
Pemerintah Berkomitmen Menjaga Kepercayaan
Purbaya menegaskan pemerintah akan terus menjaga disiplin fiskal dan mengelola keuangan negara secara hati-hati agar kepercayaan investor tetap terpelihara.
Ia juga mengajak DPR untuk terus mendukung berbagai kebijakan ekonomi sehingga stabilitas nasional dapat dipertahankan dan target pembangunan menuju Indonesia Emas dapat diwujudkan secara berkelanjutan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















