
BOGORTODAY.COM – Hari pertama masuk sekolah menjadi momen emosional bagi banyak orang tua, termasuk Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie.
Di tengah kesibukannya sebagai pejabat negara, Stella tetap meluangkan waktu untuk mengantar putranya, Bayu Czech, yang memulai tahun ajaran baru di Jakarta.
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Stella mengungkapkan bahwa Bayu kini resmi menjadi siswa kelas 4 di SD Santa Ursula, Jakarta, setelah sebelumnya menempuh pendidikan dasar di Beijing, China.
Keputusan Pindah Sekolah Setelah Hidup Terpisah
Stella menjelaskan bahwa Bayu telah bersekolah di Beijing sejak kelas 1 SD dan tinggal bersama ayahnya, Bartlomiej “Bartek” Czech, yang merupakan profesor fisika di Tsinghua University.
Saat Stella dipercaya Presiden untuk bergabung dalam kabinet sebagai Wamendiktisaintek, perubahan tersebut terjadi secara mendadak. Demi menjaga kestabilan pendidikan sang anak, keluarga memutuskan agar Bayu tetap melanjutkan sekolah di Beijing.
Namun, keputusan itu membuat Stella dan Bayu harus menjalani kehidupan terpisah selama hampir dua tahun. Menurutnya, masa tersebut bukanlah hal yang mudah bagi keduanya.
Ia menceritakan bahwa Bayu beberapa kali rela melakukan perjalanan jauh dari China ke Indonesia atau negara lain hanya untuk bertemu dengannya, meski harus menghabiskan waktu berjam-jam di pesawat sebelum kembali bersekolah.
Setelah melalui berbagai pertimbangan bersama sang suami, keluarga akhirnya memutuskan memindahkan Bayu ke Indonesia agar dapat kembali tinggal bersama.
Memilih Sekolah Nasional daripada Internasional
Meski memiliki kesempatan bersekolah di lingkungan internasional, Stella memilih menyekolahkan Bayu di sekolah nasional.
Menurutnya, keputusan tersebut diambil agar putranya dapat tumbuh sebagai pribadi yang memahami identitas, budaya, dan bahasa Indonesia sejak usia dini.
Ia juga mengungkapkan bahwa selama tinggal di Beijing, Bayu tidak belajar di sekolah internasional, melainkan di sekolah negeri yang menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa pengantar sehari-hari.
Dengan cara itu, Bayu diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggalnya sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang lebih menyeluruh.
Tantangan Baru di Indonesia
Kepindahan ke Indonesia tentu membawa tantangan baru bagi Bayu. Meski masih fasih berbahasa Indonesia, selama sekitar tiga tahun terakhir ia lebih banyak membaca, menulis, dan belajar menggunakan bahasa Mandarin.
Stella menyadari bahwa proses adaptasi di sekolah baru kemungkinan tidak akan mudah. Ia memperkirakan Bayu membutuhkan waktu untuk kembali terbiasa dengan pelajaran Bahasa Indonesia dan sistem pendidikan yang berbeda.
Selain persoalan akademik, Stella juga mengaku memikirkan proses sosial putranya. Ia berharap Bayu dapat menemukan teman-teman baru yang mampu memberikan dukungan dan persahabatan seperti yang pernah ia rasakan di Beijing.
Kekhawatiran sebagai Seorang Ibu
Di balik jabatannya sebagai wakil menteri, Stella mengaku tetap memiliki kegelisahan yang sama seperti orang tua lainnya.
Ia mempertanyakan apakah dirinya mampu menjalankan peran sebagai ibu di tengah padatnya tanggung jawab pekerjaan. Meski demikian, Stella berkomitmen untuk meluangkan lebih banyak waktu dan mengambil peran yang lebih besar dalam mendampingi tumbuh kembang putranya.
Pengorbanan Demi Masa Depan Anak
Bagi Stella dan keluarganya, keputusan meninggalkan kehidupan yang telah mapan di Beijing bukanlah pilihan yang mudah. Mereka harus rela melepaskan kenyamanan, lingkungan akademik yang sudah dikenal, serta sekolah yang selama ini menjadi tempat Bayu belajar.
Meski setiap keluarga memiliki bentuk pengorbanan yang berbeda, Stella percaya seluruh orang tua memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan kesempatan terbaik agar anak-anak mereka memperoleh masa depan yang lebih baik.
Di akhir pesannya, Stella turut memberikan semangat kepada para orang tua yang mengantarkan anak-anak mereka memasuki tahun ajaran baru. Menurutnya, mendampingi perjalanan pendidikan anak memang penuh tantangan, tetapi juga menjadi bagian penting dari investasi masa depan keluarga.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















