7 Makanan Rendah Kalori yang Bikin Kenyang Lebih Lama, Cocok untuk Program Defisit Kalori

Makanan
Ilustrasi Makanan Rendah Kalori. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Menjalani defisit kalori merupakan salah satu cara yang paling banyak diterapkan untuk menurunkan berat badan.

Prinsipnya sederhana, yaitu jumlah kalori yang masuk ke tubuh harus lebih sedikit dibandingkan kalori yang dibakar setiap hari. Kondisi ini membuat tubuh menggunakan cadangan energi, termasuk lemak, sebagai bahan bakar.

Namun, tantangan terbesar saat menjalani defisit kalori adalah rasa lapar yang sering muncul. Banyak orang akhirnya gagal mempertahankan pola makan karena merasa cepat lapar di antara waktu makan.

Padahal, rasa kenyang bisa bertahan lebih lama jika Anda memilih makanan yang kaya protein, serat, dan nutrisi. Berikut beberapa pilihan makanan rendah kalori yang dapat membantu menjaga rasa kenyang tanpa mengganggu target penurunan berat badan.

  1. Oatmeal

Oatmeal menjadi salah satu menu sarapan yang ideal bagi pelaku diet. Kandungan serat dan protein di dalam oat membantu memperlambat proses pencernaan sehingga perut terasa kenyang lebih lama.

Selain memberikan energi secara bertahap, oatmeal juga dapat membantu mengurangi keinginan untuk ngemil sebelum waktu makan berikutnya. Agar lebih bernutrisi, tambahkan potongan buah segar atau sedikit bubuk kayu manis tanpa gula.

  1. Sup Ayam dengan Sayuran

Sup ayam bening merupakan pilihan menu yang ringan tetapi tetap mengenyangkan. Gunakan dada ayam tanpa kulit sebagai sumber protein, lalu lengkapi dengan berbagai sayuran seperti wortel, brokoli, kol, buncis, jamur, atau kentang dalam jumlah secukupnya.

BACA JUGA :  Kenapa Makanan di Pesawat Terasa Kurang Enak? Ternyata Bukan Salah Koki

Kandungan air yang tinggi dalam sup juga membantu memberikan rasa kenyang tanpa menambah banyak kalori.

  1. Telur Rebus

Telur rebus dikenal sebagai makanan padat gizi dengan kandungan protein yang tinggi. Protein pada telur membantu mengendalikan hormon pemicu rasa lapar sehingga keinginan untuk makan berlebihan dapat berkurang.

Selain praktis, telur rebus cocok dijadikan menu sarapan, camilan sehat, maupun pelengkap salad selama menjalani program penurunan berat badan.

  1. Chia Seed

Meski berukuran kecil, chia seed mengandung serat yang sangat tinggi. Saat bercampur dengan cairan, biji chia akan membentuk tekstur seperti gel yang membuat proses pengosongan lambung berlangsung lebih lambat.

Efeknya, rasa kenyang dapat bertahan lebih lama. Chia seed bisa dicampurkan ke dalam yogurt tanpa gula, oatmeal, atau smoothie sebagai tambahan nutrisi.

  1. Ikan

Ikan merupakan sumber protein berkualitas yang sangat baik untuk mendukung program defisit kalori. Selain membantu mempertahankan massa otot, ikan juga kaya vitamin, mineral, dan asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan otak.

Tidak harus memilih ikan impor, berbagai ikan lokal seperti kembung, tongkol, nila, kakap, maupun bandeng juga memiliki kandungan gizi yang baik. Agar kalorinya tetap rendah, pilih metode memasak seperti dikukus, dipanggang, atau dibuat pepes.

  1. Tahu dan Tempe
BACA JUGA :  Kesehatan Pencernaan Anak Tak Boleh Diabaikan, Ini Tanda Saluran Cerna yang Sehat

Sebagai sumber protein nabati, tahu dan tempe menjadi pilihan menu yang ekonomis sekaligus bergizi.

Tempe memiliki kandungan protein dan serat yang lebih tinggi sehingga mampu memberikan rasa kenyang lebih lama. Sementara itu, tahu mengandung kalori lebih rendah dan menjadi sumber kalsium yang baik.

Supaya manfaatnya tetap maksimal, sebaiknya olah tahu dan tempe dengan cara dikukus, direbus, dipanggang, atau ditumis menggunakan sedikit minyak.

  1. Ubi, Kentang, dan Jagung Rebus

Karbohidrat tidak selalu harus dihindari saat diet. Ubi, kentang, dan jagung justru termasuk sumber karbohidrat kompleks yang dapat membantu menjaga energi sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama berkat kandungan seratnya.

Ketiga bahan makanan ini dapat menjadi alternatif pengganti nasi dan dipadukan dengan lauk tinggi protein seperti telur, ikan, tahu, atau tempe agar kebutuhan nutrisi harian tetap terpenuhi.

Pilih Makanan yang Tepat agar Diet Lebih Nyaman

Defisit kalori bukan berarti harus menahan lapar sepanjang hari. Dengan memilih makanan yang kaya protein, serat, dan nutrisi, rasa kenyang bisa bertahan lebih lama sehingga pola makan lebih mudah dijalani secara konsisten.

Kombinasikan menu sehat tersebut dengan aktivitas fisik yang rutin, tidur yang cukup, serta konsumsi air putih sesuai kebutuhan agar proses penurunan berat badan berlangsung lebih optimal dan tetap aman bagi kesehatan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================