
“Kalau ada titik baru lagi, maka kami usahakan sumur bor baru lagi. Tetapi titik yang tahun lalu sudah banyak sumur bor, titiknya semakin berkurang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan sumur bor di wilayah-wilayah rawan kekeringan terbukti efektif menekan jumlah titik terdampak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Bogor terus berkoordinasi dengan Pemkab Bogor agar pengiriman air bersih ke wilayah-wilayah yang membutuhkan dapat dilakukan secara sigap.
“Soal kekeringan, BPBD, Dinas Permukiman, dan PU sudah menyiagakan hal itu,” tutup Agus Salim.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














