
“Saya dipukul, diseret-seret sampai baju saya lepas. Handphone saya juga hilang yang ada di dalam tas, meski tasnya akhirnya ditemukan,” tuturnya.
Usai kejadian, Usman langsung menjalani visum dan melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut ke Polsek Bogor Selatan.
Ia berharap, pihak kepolisian menangkap terduga pelaku tersebut.
“Saya berharap kepada pihak kepolisian, pelaku pengeroyokan terhadap saya bisa cepat di tangkap. Agar menjadi efek jera, ” terangnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bogor Selatan, Iptu Suwandi Harisman, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah menerima laporan, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang dilaporkan.
“Berdasarkan laporan, pelapor bersama teman-temannya sedang mengonsumsi minuman keras di kawasan Gunung Gadung. Kemudian didatangi terlapor Deni, Degon, dan kawan-kawannya yang mengusir pelapor karena dianggap berisik. Terjadi cekcok mulut yang berakhir dengan pemukulan terhadap pelapor oleh Deni dan Degon,” jelas Suwandi.
Ia menambahkan, polisi juga membuka peluang penyelesaian perkara melalui mediasi apabila kedua belah pihak sepakat.
“Kalau mau dimediasikan kita fasilitasi. Saat ini kami menunggu perkembangan dan pertemuan antara pelapor dengan terlapor. Terduga terlapor juga sudah diperiksa dan informasinya akan mendatangi pelapor. Kami sebagai pelayan masyarakat sudah memeriksa semua pihak dan memberikan pelayanan sesuai prosedur,” pungkasnya.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















