Pemerintah Siapkan Lahan Kota Satelit Baru, Setiap Kawasan Minimal Seluas 200 Hektare

Sebagian merupakan aset milik negara, sementara sebagian lainnya berasal dari lahan bekas Hak Guna Bangunan (HGB) milik swasta yang masa berlakunya telah habis dan tidak diperpanjang.

Dengan memanfaatkan lahan yang sudah tersedia, pemerintah berharap proses pengembangan kawasan dapat berjalan lebih cepat.

Presiden Prabowo Ingin Bangun Kota Baru

Gagasan pembangunan kota satelit sejalan dengan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan kota-kota baru di berbagai daerah.

Dalam konsep yang pernah disampaikan Presiden, setiap kota baru dirancang memiliki sekitar 100 ribu unit rumah susun sebagai solusi penyediaan hunian bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Naik Lagi Rp20 Ribu per Gram, Simak Daftar Harga Terbaru Hari Ini

Konsep tersebut diharapkan mampu memperluas akses terhadap tempat tinggal sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia.

Sasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah hingga Menengah

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan bahwa pembangunan kota satelit bertujuan menyediakan hunian yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga kelompok berpenghasilan menengah.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Perluas Penataan Wilayah ke Parung, Wujudkan Kabupaten Bogor Jadi Rumah Nyaman bagi Warga

Menurutnya, pemerintah sebelumnya telah mengantongi data awal untuk pengembangan sekitar 10 kota baru, di antaranya berada di Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, Kubu Raya, serta beberapa wilayah lain termasuk di Jawa Timur.

Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mengurangi backlog perumahan sekaligus menciptakan kawasan permukiman baru yang lebih modern, terintegrasi, dan layak huni di berbagai daerah.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================