BOGORTODAY.COM – Masuk ke sekolah baru adalah momen yang menyenangkan sekaligus menegangkan bagi anak. Mereka harus bertemu teman baru, mengenal guru baru, memahami aturan baru, hingga menyesuaikan diri dengan lingkungan yang sama sekali berbeda.
Tidak heran jika di hari-hari pertama ada anak yang merasa gugup, malu, bahkan takut ditinggal orang tua. Kondisi ini sebenarnya sangat wajar. Kabar baiknya, orang tua bisa membantu agar proses adaptasi anak berjalan lebih mudah dan menyenangkan.
Berikut beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah.
Kalau memungkinkan, sempatkan mengajak anak datang ke sekolah sebelum hari pertama masuk. Tunjukkan ruang kelas, halaman sekolah, kantin, toilet, hingga tempat bermain.
Meski hanya sebentar, cara ini bisa membuat anak merasa lebih akrab dengan lingkungan barunya. Saat hari pertama sekolah tiba, mereka tidak lagi merasa berada di tempat yang benar-benar asing.
- Buat Rutinitas yang Konsisten di Rumah
Anak biasanya lebih mudah beradaptasi jika memiliki jadwal yang jelas. Mulailah membiasakan waktu bangun pagi, mandi, sarapan, berangkat sekolah, belajar, hingga waktu bermain dan tidur.
Setelah pulang sekolah, ajak anak mengetahui kapan waktunya mengerjakan PR dan kapan mereka boleh beristirahat. Rutinitas yang teratur membuat anak lebih disiplin sekaligus mengurangi rasa bingung selama masa penyesuaian.
- Latih Aktivitas yang Akan Dilakukan di Sekolah
Sebelum sekolah dimulai, orang tua bisa mengajak anak bermain peran seolah-olah sedang berada di sekolah.
Misalnya, latihan memakai seragam sendiri, menyiapkan tas, mengantre, makan bekal, hingga memperkenalkan diri kepada teman baru. Hal-hal sederhana seperti ini ternyata bisa membuat anak lebih percaya diri saat benar-benar berada di sekolah.
Jika sebelumnya sudah ada pertemuan dengan guru, ajak anak mengingat kembali suasana sekolah agar mereka semakin siap menghadapi hari pertama.
- Dengarkan Kekhawatiran Anak
Banyak anak memiliki pertanyaan yang muncul menjelang masuk sekolah. Misalnya, “Kalau aku tersesat bagaimana?” atau “Kalau tidak ada yang mau jadi temanku gimana?”
Jangan langsung menganggap pertanyaan itu berlebihan. Dengarkan dulu, lalu jawab dengan tenang.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















