BOGORTODAY.COM – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Kali ini, militer Iran mengklaim telah melancarkan serangan drone yang menyasar pangkalan militer AS di Bahrain sebagai bagian dari fase ke-11 operasi yang mereka sebut “Saegheh”.
Menurut pernyataan militer Iran, target serangan adalah Pangkalan Udara Al-Sakhir yang disebut menjadi lokasi penempatan helikopter militer Amerika dan pesawat pengintai P-8. Serangan dilakukan menggunakan drone kamikaze jenis Arash sebagai balasan atas serangan AS yang, menurut Teheran, telah menghantam infrastruktur sipil dan menewaskan warga sipil di Iran.
Iran Ancam Balas Lebih Keras
Dalam pernyataannya, Iran menegaskan tidak akan tinggal diam jika kembali mendapat serangan. Teheran memperingatkan bahwa setiap tindakan yang dianggap mengancam akan dibalas dengan respons yang cepat dan tegas.
Pihak militer juga menekankan bahwa kemampuan tempur angkatan bersenjata Iran bersama Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tidak boleh dianggap remeh. Mereka memperingatkan bahwa salah perhitungan dari pihak lawan bisa berujung pada konsekuensi yang lebih besar.
Bahrain Siaga
Tak lama setelah kabar serangan muncul, sirene peringatan serangan udara berbunyi di berbagai wilayah Bahrain. Pemerintah setempat langsung mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera menuju lokasi yang dianggap aman sebagai langkah antisipasi.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















