
BOGORTODAY.COM – Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade meminta Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Bogor memperkuat kolaborasi dengan setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sinergi itu dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru bagi koperasi dan pelaku UMKM di daerah.
Menurut Jaro Ade, keberadaan dapur SPPG tidak hanya mendukung program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memiliki potensi untuk menggerakkan perekonomian lokal melalui keterlibatan koperasi dan UMKM. Karena itu, seluruh potensi yang ada perlu disinergikan agar memberikan manfaat yang lebih luas.
”Memang sudah ditegaskan bahwa koperasi harus berkolaborasi. Artinya, seluruh potensi yang ada harus disatukan agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar,” kata Jaro Ade, Sabtu (18/7/2026).
Ia mengatakan kolaborasi tersebut akan menghadirkan dinamika usaha, termasuk persaingan dalam aktivitas bisnis. Menurut dia, kondisi itu merupakan hal yang wajar selama berlangsung secara sehat dan mendorong peningkatan daya saing ekonomi.
”Kalau berbicara koperasi, tentu berkaitan dengan bisnis dan pergerakan ekonomi. Persaingan pasti ada,” ujarnya.
Meski demikian, Jaro Ade menegaskan persaingan antara pelaku usaha, baik pemerintah maupun swasta, harus menjadi kompetisi yang positif. Dengan begitu, kolaborasi yang terbangun dapat memberikan dampak bagi pembangunan ekonomi Kabupaten Bogor.
”Yang terpenting adalah persaingan yang sehat untuk kemajuan Kabupaten Bogor dan kemajuan bangsa Indonesia,” kata dia.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














