Jangan Buang Sisa Nasi, Bisa Jadi Kompos Penyubur Tanaman

Sisa Nasi
Ilustrasi Sisa Nasi. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Sering kali sisa nasi langsung dibuang karena takut basi atau tidak lagi layak dimakan. Padahal, nasi yang tersisa masih punya manfaat lain yang sayang jika dilewatkan. Salah satunya adalah diolah menjadi kompos untuk menyuburkan tanaman.

Selain membantu mengurangi limbah rumah tangga, memanfaatkan sisa nasi sebagai pupuk organik juga menjadi cara sederhana untuk merawat tanaman tanpa harus selalu membeli pupuk kimia.

Lalu, bagaimana cara mengolahnya?

Kenapa Sisa Nasi Cocok Dijadikan Kompos?

Sisa nasi mengandung karbohidrat dan nitrogen yang dibutuhkan mikroorganisme selama proses penguraian. Kandungan tersebut membantu pembentukan kompos yang nantinya bisa menjadi sumber nutrisi bagi tanaman.

Dibandingkan beberapa limbah organik lainnya, nasi juga relatif lebih cepat terurai sehingga proses pembuatannya tidak membutuhkan waktu terlalu lama.

Agar hasilnya lebih maksimal, sisa nasi bisa dicampur dengan bahan organik lain seperti daun kering, rumput, atau sisa sayuran.

Cara Membuat Kompos dari Sisa Nasi

Cara paling sederhana adalah mengubur sisa nasi langsung di sekitar tanaman.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Buat lubang sedalam sekitar 30 sentimeter di dekat tanaman.
  • Masukkan sisa nasi ke dalam lubang. Jika ada, tambahkan daun kering atau sampah organik lainnya.
  • Tutup kembali dengan tanah hingga rapat.
  • Biarkan proses penguraian berlangsung secara alami.
BACA JUGA :  Ampuh! Ini Dia 4 Tanaman Pengusir Lalat

Seiring waktu, nasi akan terurai menjadi bahan organik yang melepaskan unsur hara ke dalam tanah. Nutrisi tersebut kemudian diserap oleh akar tanaman sehingga membantu pertumbuhannya.

Bisa Diolah Menjadi Pupuk Organik Cair

Selain menjadi kompos padat, sisa nasi juga dapat diolah menjadi pupuk organik cair (POC).

Berikut cara membuatnya:

  1. Siapkan sekitar 500 gram sisa nasi.
  2. Simpan di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung maupun hujan hingga muncul jamur berwarna oranye.
  3. Campurkan 1 liter air dengan 75–100 gram gula pasir di wadah terpisah.
  4. Setelah nasi berjamur, masukkan ke dalam larutan gula, lalu aduk rata dan tutup rapat.
  5. Diamkan selama sekitar satu minggu sambil membuka tutup wadah setiap hari untuk diaduk.
  6. Jika sudah muncul aroma fermentasi yang mirip tapai, pupuk organik cair siap digunakan.

Sebelum disiramkan ke tanaman, encerkan larutan dengan perbandingan 1 bagian pupuk dan 20 bagian air. Pemberian pupuk bisa dilakukan sekitar dua kali dalam seminggu.

BACA JUGA :  Makan Buah Sebelum Nasi, Aman Asal Tahu Caranya

Apa Manfaatnya untuk Tanaman?

Kompos dari sisa nasi mengandung sejumlah unsur hara penting yang membantu tanaman tumbuh lebih sehat.

Beberapa manfaatnya antara lain:

  • Menambah nutrisi bagi tanaman.
  • Membantu pertumbuhan daun menjadi lebih subur.
  • Merangsang munculnya bunga.
  • Memperkuat perkembangan akar.
  • Meningkatkan kesuburan tanah.
  • Memperbaiki struktur tanah yang mulai menurun kualitasnya.

Karena berasal dari bahan alami, kompos ini juga lebih ramah lingkungan dan aman digunakan dalam jangka panjang.

Sekaligus Mengurangi Sampah Rumah Tangga

Mengolah sisa nasi menjadi kompos bukan hanya bermanfaat untuk tanaman, tetapi juga membantu mengurangi jumlah sampah organik yang berakhir di tempat pembuangan.

Kebiasaan sederhana ini bisa menjadi langkah kecil untuk menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Daripada dibuang begitu saja, sisa nasi dapat diubah menjadi pupuk alami yang membuat tanaman tumbuh lebih subur.

Jadi, mulai sekarang jangan buru-buru membuang nasi yang tersisa. Dengan sedikit usaha, limbah dapur tersebut bisa berubah menjadi sumber nutrisi yang bermanfaat bagi kebun maupun tanaman hias di rumah.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================