
Bagi orang yang memiliki riwayat maag atau GERD, membatasi asupan kopi dapat membantu mengurangi risiko kambuhnya gejala.
- Gemar Makanan Pedas dan Tinggi Lemak
Makanan pedas tidak selalu menimbulkan masalah bagi semua orang. Namun, pada individu yang sensitif, makanan pedas dapat memperparah keluhan maag maupun refluks asam lambung.
Sementara itu, makanan tinggi lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Kondisi ini membuat lambung bekerja lebih berat dan dapat meningkatkan rasa tidak nyaman setelah makan.
- Menggunakan Obat Pereda Nyeri Terlalu Sering
Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen atau aspirin secara berlebihan tanpa pengawasan tenaga medis dapat mengurangi lapisan pelindung lambung.
Akibatnya, lambung menjadi lebih mudah mengalami iritasi, peradangan, bahkan luka. Jika obat tersebut harus dikonsumsi dalam jangka panjang, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
- Merokok dan Mengonsumsi Minuman Beralkohol
Alkohol dapat mengiritasi lapisan lambung sekaligus meningkatkan produksi asam. Di sisi lain, kebiasaan merokok diketahui dapat mengganggu aliran darah menuju lambung dan melemahkan sistem perlindungan alami organ tersebut.
Kedua kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko gastritis, tukak lambung, serta memperburuk gejala penyakit asam lambung.
- Makan Saat Sedang Stres
Stres tidak hanya memengaruhi kondisi mental, tetapi juga berdampak pada sistem pencernaan. Saat seseorang mengalami stres, produksi hormon tertentu dapat meningkatkan asam lambung sekaligus memperlambat proses pencernaan.
Akibatnya, berbagai keluhan seperti perut kembung, mual, nyeri lambung, hingga maag dapat lebih mudah muncul. Makan dalam suasana yang tenang dan tidak tergesa-gesa dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Menjaga kesehatan lambung tidak hanya bergantung pada pilihan makanan, tetapi juga dipengaruhi oleh kebiasaan makan sehari-hari. Menghindari kebiasaan seperti melewatkan waktu makan, makan terlalu banyak, terlalu sering mengonsumsi makanan olahan, hingga merokok dan minum alkohol dapat membantu menurunkan risiko gangguan pencernaan.
Dengan menerapkan pola makan yang seimbang, mengatur porsi, serta menjaga gaya hidup sehat, fungsi lambung dapat tetap optimal dan risiko penyakit pada sistem pencernaan pun dapat diminimalkan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















