Dinsos dan Pemkot Bogor Bentuk Karang Taruna Digital, Siapkan 230 Kader Sisir Data Kemiskinan dan Stunting

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Sosial (Dinsos) menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) Pelatihan Multimedia bagi pengurus Karang Taruna se-Kota Bogor di Gedung Bale Rakyat DPRD Kota Bogor, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan pembinaan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (21–23/7/2026), ini bertujuan untuk menguatkan peran Karang Taruna sebagai lembaga kemasyarakatan yang adaptif terhadap teknologi dalam penanganan masalah sosial di wilayah.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan bahwa Karang Taruna memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) utama sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengentaskan berbagai persoalan sosial di masyarakat. Menurutnya, pelatihan multimedia ini menjadi modal penting untuk menjawab berbagai tantangan di lapangan.

BACA JUGA :  Proyek Asrama Haji Rp 120 M Batal, Pemkab Bogor Fokus Infrastruktur

“Hari ini ada pelatihan multimedia dari Dinsos yang sangat strategis. Kami memberikan tantangan (challenge) awal kepada rekan-rekan Karang Taruna untuk membantu pendataan anak putus sekolah, balita stunting, hingga warga menganggur yang ingin dilatih menjadi wirausaha. Ini bukti nyata organisasi memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Jenal Mutaqin.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Bogor, Asep Nadzarullah, menjelaskan bahwa sebanyak 230 peserta mengikuti pelatihan ini. Jumlah tersebut dibagi ke dalam tiga gelombang pelatihan hingga hari Kamis mendatang.

“Hari pertama pelatihan ditujukan bagi para ketua Karang Taruna tingkat kelurahan dan kecamatan. Sedangkan hari Rabu dan Kamis dilanjutkan untuk jajaran pengurus kelurahan di enam kecamatan se-Kota Bogor,” terang Asep.

BACA JUGA :  Integrasikan 9 Klaster Peduli, DPPKB Kota Bogor Luncurkan Program Ketahanan Keluarga di Harganas 2026

Asep menambahkan, pelibatan Karang Taruna dalam pengentasan kemiskinan merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai organisasi sosial bentukan pemerintah. Pascapelatihan multimedia ini, seluruh kader akan langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan verifikasi data (ground check).

Dalam aksi lapangan mendatang, para pengurus Karang Taruna diberi tugas khusus oleh Dinas Sosial untuk melakukan pendataan yang presisi berbasis digital di setiap wilayah kelurahan.

“Sesuai arahan, kami diberi target waktu satu bulan untuk menyisir sekitar 91.000 data masyarakat kategori non-Desil serta pendataan warga penerima bantuan BPJS Kesehatan yang menunggak. Setelah pelatihan ini, teman-teman langsung menyebar ke kelurahan masing-masing,” pungkas Asep.

Bagi Halaman

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================