Isuzu ELF EV Sudah Dipasarkan Global, Indonesia Masih Dikaji

Isuzu ELF EV
Isuzu ELF EV Sudah Dipasarkan Global. (Foto: isuzu.co.jp)

BOGORTODAY.COM Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengungkapkan bahwa kendaraan komersial berbasis listrik milik prinsipal Isuzu di Jepang telah tersedia dan digunakan di sejumlah negara. Namun, perusahaan belum memastikan waktu pemasaran kendaraan tersebut di Indonesia.

Produk yang dimaksud adalah Isuzu ELF EV, kendaraan niaga listrik yang saat ini telah dipasarkan di Jepang dan dikirim ke beberapa pasar internasional, termasuk Amerika Serikat dan kawasan Eropa.

Engineering and Production Director IAMI, Rodko Purba, mengatakan kendaraan listrik tersebut sebenarnya sudah menjadi bagian dari pengembangan Isuzu secara global. Namun, penerapannya di Indonesia masih membutuhkan berbagai pertimbangan, terutama terkait kesiapan ekosistem kendaraan listrik.

“Kalau melihat laman resmi kami di Jepang, produk Elf EV sudah ada. Kendaraan itu juga sudah dijual di Jepang dan diekspor ke beberapa negara seperti Amerika serta Eropa,” ujar Rodko.

BACA JUGA :  Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Kamboja di Leg 2 SEA V Cup 2026

Menurutnya, strategi penjualan kendaraan listrik komersial di Jepang tidak hanya berfokus pada unit kendaraan. Isuzu juga menyediakan paket layanan pendukung, termasuk perawatan dan kebutuhan operasional pelanggan.

“Di Jepang bukan hanya menjual produknya, tetapi juga menyediakan paket layanan seperti maintenance dan berbagai kebutuhan operasional,” jelasnya.

Rodko menilai tantangan terbesar untuk menghadirkan kendaraan niaga listrik di Indonesia bukan berasal dari sisi teknologi kendaraan, melainkan kesiapan infrastruktur pendukung. Hal tersebut berbeda dengan kendaraan penumpang karena kendaraan komersial memiliki pola penggunaan yang lebih intensif.

Menurutnya, kendaraan niaga membutuhkan dukungan ekosistem yang matang, terutama terkait ketersediaan fasilitas pengisian daya agar operasional bisnis tidak terganggu.

BACA JUGA :  Nobar Piala Dunia 2026 di Kabupaten Bogor Bawa Dampak Positif UMKM

“Kalau ditanya apakah bisa dijual di Indonesia, tentu bisa. Namun, ekosistemnya saat ini masih perlu dipersiapkan,” katanya.

Selain mengembangkan kendaraan listrik berbasis baterai, Isuzu juga tengah mengeksplorasi teknologi alternatif lain untuk kendaraan komersial, salah satunya kendaraan berbahan bakar hidrogen.

Rodko menyebut pengembangan teknologi tersebut masih berjalan dan belum dapat dipastikan kapan akan diperkenalkan secara komersial. Menurutnya, arah pengembangan Isuzu ke depan tidak hanya berfokus pada kendaraan listrik baterai, tetapi juga berbagai solusi energi baru untuk kendaraan niaga.

Dengan perkembangan teknologi tersebut, Isuzu terus melakukan kajian agar kendaraan komersial ramah lingkungan dapat diterapkan sesuai kebutuhan pasar dan kesiapan infrastruktur di masing-masing negara.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================