
Pengakuan tersebut menjadi sorotan besar karena status pasangan itu sebagai salah satu keluarga paling berpengaruh di Korea Selatan.
Pernikahan Elit yang Berakhir di Pengadilan
Chey Tae-won menikahi Roh Soh-yeong pada 1988. Roh merupakan putri mantan Presiden Korea Selatan Roh Tae-woo, sehingga pernikahan mereka saat itu menjadi simbol bersatunya keluarga politik dan konglomerasi besar.
Prosesi pernikahan bahkan digelar di kompleks kepresidenan Blue House dan menjadi perhatian publik.
Pada awalnya, Roh menolak bercerai dan berupaya mempertahankan rumah tangga mereka. Namun, setelah bertahun-tahun, ia akhirnya mengajukan gugatan cerai sekaligus menuntut pembagian harta.
Pasangan Baru Ikut Digugat
Perempuan yang disebut menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Chey adalah Kim Hee-young, yang juga dikenal dengan nama Chloe. Hubungan keduanya telah berlangsung selama bertahun-tahun setelah pengakuan Chey kepada publik.
Roh kemudian mengajukan gugatan perdata terhadap Kim atas dugaan perselingkuhan.
Dalam putusan terpisah, pengadilan memerintahkan Chey dan Kim membayar ganti rugi sekitar USD 1,5 juta. Hakim menilai hubungan di luar pernikahan tersebut, termasuk kelahiran anak dari hubungan itu, menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan runtuhnya rumah tangga Chey dan Roh.
Jadi Salah Satu Perceraian Termahal
Kasus Chey Tae-won kini tercatat sebagai salah satu perceraian dengan nilai kompensasi terbesar di Korea Selatan. Selain menyita perhatian karena nominalnya yang fantastis, perkara ini juga menjadi sorotan publik karena melibatkan tokoh bisnis ternama, keluarga mantan presiden, serta perjalanan panjang persidangan yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















