
Ia menjelaskan, penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga mencakup integritas, kompetensi kepemimpinan, serta penguasaan materi yang relevan dengan jabatan yang dilamar.
Selain seleksi jabatan administrator dan pengawas, Pemkab Bogor juga tengah menjalankan proses seleksi terbuka untuk enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Formasi tersebut meliputi dua jabatan asisten, satu staf ahli, satu kepala perangkat daerah yang akan memasuki masa pensiun, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang.
Rudy menegaskan, penerapan sistem merit bertujuan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh ASN untuk mengembangkan karier berdasarkan kompetensi, kinerja, dan integritas. Menurutnya, mekanisme rekrutmen yang terbuka menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional dan akuntabel.
Pemkab Bogor juga masih melakukan pemetaan kebutuhan aparatur, termasuk pengisian sejumlah jabatan camat yang saat ini masih kosong. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat organisasi perangkat daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bogor.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















